Jembatan Kayu Nyaris Ambruk, Akses Petani Desa Lengkese Terancam Putus

- Team

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:55

40299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan, kondisi jembatan penghubung di Desa Lengkese, tepatnya di Dusun Ujung Bassi, kian memprihatinkan. Jembatan yang terbuat dari material kayu tersebut tampak mengalami kerusakan serius, dengan sejumlah papan lantai jembatan sudah lapuk, retak, bahkan sebagian nyaris terlepas.

Dari hasil pantauan, beberapa papan penyangga terlihat tidak lagi kokoh dan berisiko jatuh ke sungai kapan saja. Kondisi ini sangat membahayakan warga yang melintas, khususnya para petani yang setiap hari menggunakan jembatan tersebut untuk menuju sawah dan ladang serta mengangkut hasil panen.Selasa(20/1/2026)

Jembatan kayu ini merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat setempat. Namun, kerusakan yang terus dibiarkan tanpa perbaikan membuat aktivitas warga terancam lumpuh. Risiko kecelakaan semakin tinggi, terutama saat hujan turun, ketika permukaan kayu menjadi licin dan arus sungai di bawah jembatan meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa dan pihak terkait. Bahkan, janji perbaikan sempat disampaikan, namun hingga kini belum ada realisasi di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan saat melintas.

“Papan-papannya sudah banyak yang lapuk. Kalau salah injak, bisa langsung jatuh ke sungai,” ujar salah seorang warga Dusun Ujung Bassi kepada awak media.

Masyarakat Desa Lengkese mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan dan melakukan perbaikan secepatnya. Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan urat nadi kehidupan petani. Jika terus diabaikan, dikhawatirkan akan memakan korban dan berdampak serius terhadap keselamatan serta perekonomian masyarakat desa.

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman
Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid
Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular
Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat
Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Dandim 1426/Takalar Pimpin Karya Bakti di Kecamatan Pattallassang
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 1426/Takalar Hadiri Panen Raya Padi Bersama Petani
Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP
Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:07

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Minggu, 19 April 2026 - 00:02

Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid

Sabtu, 18 April 2026 - 03:13

Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Jumat, 17 April 2026 - 23:59

Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 06:40

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dandim 1426/Takalar Hadiri Panen Raya Padi Bersama Petani

Jumat, 17 April 2026 - 01:59

Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP

Jumat, 17 April 2026 - 00:46

Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:00

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru