Disurvei Ulang Tim Provinsi Sul-Sel, Puskesmas Kepulauan Tanakeke Berjuang Pertahankan Status Daerah Sangat Terpencil

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:06

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR | Kriminal24.com | Puskesmas Kepulauan Kecamatan Tanakeke kembali menerima kunjungan Tim Survei Daerah Terpencil dari tingkat provinsi, Rabu (6/5/2026). Kunjungan ini menjadi yang kedua kalinya dalam kurun tiga tahun terakhir, melibatkan lintas instansi mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Sosial, yang turut didampingi tim pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan penilaian ulang terhadap status Puskesmas Kepulauan Tanakeke sebagai fasilitas layanan kesehatan di daerah terpencil. Status ini sebelumnya ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Takalar yang masa berlakunya akan berakhir pada 1 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Puskesmas Kepulauan Tanakeke, Hj. Hadhriyani, S.ST, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momen penting untuk menunjukkan langsung kondisi geografis dan tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan tersebut. Ia berharap hasil survei dapat kembali menguatkan status puskesmas yang dipimpinnya.

 

Dalam agenda kunjungan, tim survei terlebih dahulu disambut di Puskesmas sebagai titik awal penerimaan. Selanjutnya, rombongan dibawa meninjau langsung wilayah terjauh, yakni Desa Mattiro Baji, guna melihat kondisi riil medan pelayanan serta jarak tempuh dari daratan utama.

 

“Tim kami ajak melihat langsung bagaimana kondisi geografis wilayah, termasuk akses yang cukup jauh dan menantang. Ini penting agar mereka memahami betul situasi pelayanan kesehatan di kepulauan,” ujar Hj. Hadhriyani.

 

Ia juga menjelaskan bahwa jika status sebagai daerah sangat terpencil kembali diperoleh, maka Puskesmas Kepulauan Tanakeke berhak menerima jasa kapitasi dari BPJS Kesehatan sebesar Rp10.000 per peserta, yang sangat membantu dalam mendukung operasional layanan kesehatan di wilayah tersebut.

 

Lebih jauh, Hj. Hadhriyani berharap pemerintah daerah tidak hanya mempertahankan status tersebut, tetapi juga memberikan perhatian lebih dalam bentuk tunjangan khusus bagi tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di wilayah dengan keterbatasan akses dan fasilitas.

 

( Muh Ramli JAGUAR )

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru