Kasus Penganiayaan Tak Diproses, Ketua F.SPTSI Soroti Penggeledahan dan Penangkapan di Medistra

- Team

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:01

40383 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa – Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC F.SPTSI-K.SPSI) Kabupaten Deli Serdang, Husen Tamora, menyayangkan langkah aparat kepolisian yang melakukan penggeledahan di lahan parkir Pajak Tanjung Morawa.

Dalam konferensi pers yang digelar bersama Sekretaris Ahmad Bohari, S.H., dan jajaran pengurus, Rabu (13/8/2025), Husen mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut seorang penjaga parkir diamankan, satu unit mobil disita, dan sejumlah barang lainnya dibawa pihak kepolisian.

Husen menilai, peristiwa itu seolah dikaitkan dengan penangkapan empat orang terduga pelaku penembakan di Rumah Sakit Medistra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, menurutnya, kedua peristiwa tersebut tidak memiliki keterkaitan. Salah satu dari empat orang yang diamankan, Juanda, justru disebut sebagai korban penganiayaan berat.

Ia menjelaskan, Juanda telah melaporkan kasus penganiayaan yang menimpanya ke Polsek Tanjung Morawa pada 25 Juli lalu, lengkap dengan saksi-saksi.

Namun laporan itu, kata Husen, belum mendapat tindak lanjut. Ia menduga, kekecewaan atas tidak adanya respons ini menjadi salah satu pemicu rangkaian peristiwa berikutnya.

Husen menegaskan, penegakan hukum harus menjunjung asas praduga tak bersalah, transparansi, dan prosedur yang benar.

Ia meminta kepolisian memproses tuntas laporan yang sudah masuk serta menjelaskan secara terbuka hubungan antara penggeledahan lahan parkir dengan penangkapan di RS Medistra agar publik tidak berasumsi adanya ketidakadilan atau pengaburan kasus.

Hingga berita ini diturunkan, Polresta Deli Serdang belum memberikan keterangan resmi terkait laporan 25 Juli maupun klarifikasi soal dugaan keterkaitan kedua peristiwa tersebut.(red)

Berita Terkait

Hidup Pas-pasan, Guru Honorer di Deli Serdang Tempati Rumah Nyaris Rata dengan Tanah
Bupati Karo Dampingi Wapres RI Membuka Mupel Mamre GBKP ke -VII
Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Osama Bin Husein Nahkodai FKPPI, Harapan Baru Kader Tanjung Morawa
Tanjung Morawa-B Jadikan Tahun Baru Islam Agenda Tahunan Pembangunan Spiritual Masyarakat
Josniko Tarigan Hampir Tewas Dibacok: Satu Pelaku Ditangkap, Polsek Pancur Batu Masih Bungkam
Penghidupan Keluarga Musnah, Racun Bunuh Tanaman Sawit Warga yang Sudah Pernah Jadi Korban Pembakaran

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:56

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:21

Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:49

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:37

GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe

Selasa, 7 April 2026 - 10:28

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Kamis, 2 April 2026 - 18:18

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:32

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Berita Terbaru