Pelaksana Proyek Paving Blok di Inspektorat Bungkam, Dugaan Pelanggaran K3 dan Prosedur Teknis Berpotensi Langgar UU

- Team

Selasa, 23 Desember 2025 - 05:03

40284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, Kriminal24.com — Proyek pekerjaan paving block di Kantor Inspektorat Kabupaten Takalar kembali menuai sorotan serius. Penelusuran lanjutan awak media menemukan sejumlah indikasi di lapangan yang mengarah pada dugaan pelanggaran standar keselamatan kerja serta prosedur teknis konstruksi. Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan paving block tersebut berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Takalar. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp93.691.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025, dikerjakan oleh CV. Difan Pratama, dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender, berlokasi di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Selasa (23/12/2025).

 

Sebagai bagian dari prinsip jurnalistik dan hak publik atas informasi, awak media Kriminal24.com telah berulang kali melakukan upaya konfirmasi kepada pihak penyedia maupun pelaksana proyek melalui sambungan telepon dan pesan singkat (chat). Namun hingga kini, tidak ada respons atau penjelasan resmi yang diberikan. Sikap bungkam tersebut memunculkan pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek yang dibiayai dari anggaran negara.

 

Selain minimnya keterbukaan informasi, di lapangan juga ditemukan dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Kondisi ini diduga bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang mewajibkan setiap tempat kerja menjamin keselamatan tenaga kerja, serta Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menegaskan hak pekerja atas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.

 

Tak hanya itu, hasil pekerjaan paving block juga dinilai perlu diperiksa lebih lanjut kesesuaiannya dengan prosedur dan spesifikasi teknis. Apabila terbukti tidak sesuai kontrak dan standar mutu, kondisi tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan penyedia jasa melaksanakan pekerjaan sesuai standar teknis, mutu, keselamatan, serta ketentuan yang tertuang dalam perjanjian kerja.

 

Atas temuan tersebut, awak media mendorong dinas teknis dan aparat pengawas untuk segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik dari aspek K3 maupun kualitas hasil pekerjaan. Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak pelaksana serta instansi terkait, demi memastikan proyek ini berjalan sesuai aturan hukum, aman bagi pekerja, dan akuntabel dalam penggunaan anggaran negara.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan, Pelaku Ditangkap Kurang dari Sepekan
Tanggapan Resmi Atas Pemberitaan Negatif Terkait Meninggalnya Tahanan
Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tapung Hilir Bina Petani Sukseskan Ketahanan Pangan Kampar
Terkuak! Pungutan Barcode Rp100 Ribu Diduga Libatkan Oknum Dinas Pertanian
Disurvei Ulang Tim Provinsi Sul-Sel, Puskesmas Kepulauan Tanakeke Berjuang Pertahankan Status Daerah Sangat Terpencil
Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru