SPBU Kalampa Diduga Jadi Basis Penimbunan BBM: Warga Murka, Tutup Celah Pembiaran — Kapolres Takalar Diminta Bertindak Sekarang Juga!

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Kamis, 4 Desember 2025 - 05:05

40230 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Dugaan praktik penimbunan BBM di SPBU Kalampa kini mencapai titik yang tidak lagi bisa ditoleransi. Warga menilai SPBU tersebut telah bertindak sewenang-wenang, menjalankan pola pengisian berulang dan terkoordinasi yang mengarah pada penimbunan secara terang-terangan. Di mata publik, aktivitas ini berjalan bebas seolah tidak ada hukum yang berlaku.

Kelangkaan BBM yang terus terjadi diduga kuat merupakan akibat langsung dari praktik tersebut. Warga menuding ada “permainan rapi” yang dibiarkan tumbuh subur,motor bersama jirgen terlihat menumpuk yang diduga kuat dipake untuk mengangkut BBm(solar) dari jaringan antre tanpa henti, sementara masyarakat umum harus berjam-jam menunggu hanya untuk mendapatkan beberapa liter.Kamis (4/12/2025)-

Masyarakat kini secara terbuka mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan tanpa kompromi. Mereka menolak tindakan setengah hati dan menuntut penyelidikan menyeluruh, termasuk mengungkap siapa saja yang berada di balik jaringan penimbunan tersebut. Warga menegaskan: ini bukan lagi sekadar pelanggaran, tetapi dugaan kejahatan yang merugikan negara dan menghancurkan hajat hidup orang banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan paling keras diarahkan kepada Kapolres Takalar. Publik meminta tindakan konkret, cepat, dan transparan—bukan janji atau imbauan tanpa hasil. Di tengah makin kuatnya dugaan penimbunan di SPBU Kalampa, masyarakat menilai bahwa setiap menit pembiaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.

Warga menutup pernyataan mereka dengan tegas: “Jika aparat tak bergerak, berarti ada yang sengaja membiarkan. Kami menunggu langkah Kapolres Takalar untuk membuktikan bahwa hukum masih bekerja di daerah ini.”

(Nakku JAGUAR)🇲🇨

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 02:29

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:27

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 September 2026 - 02:22

Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 02:18

Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:15

Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sabtu, 19 September 2026 - 01:55

Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:49

Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Selasa, 1 September 2026 - 00:02

Polres Kuantan Singingi Tangkap Konten Kreator TikTok Polda Sitanggang Terkait Dugaan Penghinaan Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 Sep 2026 - 02:27