SPBU Kalampa Diduga Jadi Basis Penimbunan BBM: Warga Murka, Tutup Celah Pembiaran — Kapolres Takalar Diminta Bertindak Sekarang Juga!

- Team

Kamis, 4 Desember 2025 - 05:05

40214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Dugaan praktik penimbunan BBM di SPBU Kalampa kini mencapai titik yang tidak lagi bisa ditoleransi. Warga menilai SPBU tersebut telah bertindak sewenang-wenang, menjalankan pola pengisian berulang dan terkoordinasi yang mengarah pada penimbunan secara terang-terangan. Di mata publik, aktivitas ini berjalan bebas seolah tidak ada hukum yang berlaku.

Kelangkaan BBM yang terus terjadi diduga kuat merupakan akibat langsung dari praktik tersebut. Warga menuding ada “permainan rapi” yang dibiarkan tumbuh subur,motor bersama jirgen terlihat menumpuk yang diduga kuat dipake untuk mengangkut BBm(solar) dari jaringan antre tanpa henti, sementara masyarakat umum harus berjam-jam menunggu hanya untuk mendapatkan beberapa liter.Kamis (4/12/2025)-

Masyarakat kini secara terbuka mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan tanpa kompromi. Mereka menolak tindakan setengah hati dan menuntut penyelidikan menyeluruh, termasuk mengungkap siapa saja yang berada di balik jaringan penimbunan tersebut. Warga menegaskan: ini bukan lagi sekadar pelanggaran, tetapi dugaan kejahatan yang merugikan negara dan menghancurkan hajat hidup orang banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan paling keras diarahkan kepada Kapolres Takalar. Publik meminta tindakan konkret, cepat, dan transparan—bukan janji atau imbauan tanpa hasil. Di tengah makin kuatnya dugaan penimbunan di SPBU Kalampa, masyarakat menilai bahwa setiap menit pembiaran adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.

Warga menutup pernyataan mereka dengan tegas: “Jika aparat tak bergerak, berarti ada yang sengaja membiarkan. Kami menunggu langkah Kapolres Takalar untuk membuktikan bahwa hukum masih bekerja di daerah ini.”

(Nakku JAGUAR)🇲🇨

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan, Pelaku Ditangkap Kurang dari Sepekan
Tanggapan Resmi Atas Pemberitaan Negatif Terkait Meninggalnya Tahanan
Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tapung Hilir Bina Petani Sukseskan Ketahanan Pangan Kampar
Terkuak! Pungutan Barcode Rp100 Ribu Diduga Libatkan Oknum Dinas Pertanian
Disurvei Ulang Tim Provinsi Sul-Sel, Puskesmas Kepulauan Tanakeke Berjuang Pertahankan Status Daerah Sangat Terpencil
Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru