Proyek Tower di Maradekaya Diduga Langgar K3 Secara Terang-Terangan, Pekerja Dibiarkan Tanpa APD — Warga Nilai Kontraktor Abai dan Pemerintah Lalai Mengawasi

- Team

Rabu, 3 Desember 2025 - 07:28

40108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Pembangunan tower telekomunikasi di Kelurahan Maradekaya mendapat kecaman keras dari warga setelah ditemukan dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilakukan secara terang-terangan di lokasi proyek. Pekerja terlihat beraktivitas di ketinggian tanpa helm, tanpa tali pengaman, tanpa sepatu keselamatan — sebuah kondisi yang dinilai sebagai bentuk pengabaian keselamatan yang sangat fatal.Rabu (3/12/2025).

Warga menilai pihak kontraktor bekerja seolah tanpa aturan. Tidak ada rambu keselamatan, tidak ada garis pembatas, dan tidak terlihat adanya pengawasan lapangan. Padahal proyek berada di tengah lingkungan padat penduduk, sehingga risiko kecelakaan tidak hanya mengancam pekerja, tetapi juga keselamatan warga sekitar.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai komitmen kontraktor terhadap regulasi K3 yang merupakan kewajiban mutlak dalam setiap pekerjaan konstruksi, terutama pekerjaan vertikal seperti pembangunan tower. Warga menyebut praktik seperti ini bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi indikasi kuat bahwa keselamatan tidak pernah menjadi prioritas pelaksana proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, masyarakat mempertanyakan peran pemerintah dan instansi teknis yang seharusnya melakukan pengawasan ketat. “Kalau pelanggaran sejelas ini dibiarkan, berarti pengawasan hanya formalitas,” ujar salah seorang warga yang meminta penghentian sementara proyek sampai standar K3 benar-benar dipenuhi.

Warga menegaskan bahwa proyek yang mengabaikan keselamatan adalah ancaman serius dan tidak boleh dibiarkan berjalan terus. Mereka mendesak pemerintah mengambil langkah tegas sebelum terjadi kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor belum memberikan klarifikasi terkait berbagai dugaan pelanggaran tersebut.

( Nakku JAGUAR )

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan, Pelaku Ditangkap Kurang dari Sepekan
Tanggapan Resmi Atas Pemberitaan Negatif Terkait Meninggalnya Tahanan
Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tapung Hilir Bina Petani Sukseskan Ketahanan Pangan Kampar
Terkuak! Pungutan Barcode Rp100 Ribu Diduga Libatkan Oknum Dinas Pertanian
Disurvei Ulang Tim Provinsi Sul-Sel, Puskesmas Kepulauan Tanakeke Berjuang Pertahankan Status Daerah Sangat Terpencil
Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru