Wilayah Sukabumi Genk Motor Brutal, Tebas Ayah dan Anak hingga Tewas

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 16 Juli 2023 - 16:38

40196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi |  Kelompok genk motor kembali berulah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga menewaskan seorang warga.

Adapun korban terbaru kebrutalan geng motor di Sukabumi seorang ayah bernama Uloh (60) yang tewas setelah disabet menggunakan katana atau pedang.

Aksi kekerasan geng motor di Sukabumii terjadi Sabtu (15/7/2023) dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Uloh bersama anaknya, Solah sedang berangkat untuk berjualan di pasar Cisaat.

Keduanya berangkat menggunakan motor, dan Uloh duduk di belakang.

Saat di perjalanan, keduanya diikuti oleh orang tak dikenal.

“Saat sampai wilayah Nagrak tepatnya dekat SDN 1 Sukamanah, bapak dan anak dibacok diduga menggunakan samurai,” ucap Ratna, anggota keluarga korban.

Mengutip TribunJabar.id, Uloh mendapatkan luka di bagian leher belakang.

Solah dan Uloh pun ditolong oleh warga dan pedagang pasar dan dilarikan ke RSUD Syamsudin.

“Sebelum dibawa ke Bunut, korban sempat dibawa ke klinik setempat.

Namun (pihak klinik) tidak sanggup melihat luka cukup parah, hingga akhirnya ke Bunut (RSUD),” tuturnya.

Warga yang berada di pasar pun melaporkan hal tersebut ke kantor polisi.

Setelah sempat mendapatkan perawatan, nyawa Uloh pun tak tertolong.

“Barusan dapat telepon dari rumah sakit (Bunut) korban Uloh meninggal dunia,” ucap Ratna, dikutip dari TribunJabar.id. Ratna melanjutkan, korban saat ini masih di rumah sakit.

“Korban saat ini masih masih di rumah sakit,” tutur Ratna.

Pihak keluarga, kata Ratna, juga meminta polisi untuk menindak pelaku.

“Korbannya orang enggak berdosa.
Sepupu saya mau berangkat jualan ke pasar, mau cari nafkah untuk keluarga,” ucapnya (TIM)

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan, Pelaku Ditangkap Kurang dari Sepekan
Tanggapan Resmi Atas Pemberitaan Negatif Terkait Meninggalnya Tahanan
Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas dengan Polres Binjai, Bahas Pengamanan hingga Latihan Menembak Bersama
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tapung Hilir Bina Petani Sukseskan Ketahanan Pangan Kampar
Terkuak! Pungutan Barcode Rp100 Ribu Diduga Libatkan Oknum Dinas Pertanian
Disurvei Ulang Tim Provinsi Sul-Sel, Puskesmas Kepulauan Tanakeke Berjuang Pertahankan Status Daerah Sangat Terpencil
Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru