Margasu Serukan Jangan Pilih 100 Anggota DPRD Sumut Terlibat Dugaan Suap Rp 2,7 Triliun.

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 22 Juni 2023 - 16:18

40199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu) menuding 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara menerima dugaan suap dari Proyek Jalan dan Jembatan senilai Rp. 2,7 Triliun.Selain itu,dugaan kebocoran Dana Sosper dan Wasbang sangat mungkin terjadi selama ini.

“Kita menyatakan 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di duga telah menerima suap dari Proyek Rp 2,7 Triliun,karena mereka tak berani memberikan klarifikasi kepada masyarakat.”

“Begitu juga dugaan kebocoran Dana Sosper dan Wasbang ratusan miliar. Hari ini kita telah di kecewakan 100 Wakil Rakyat Provinsi Sumatera Utara ini,” ungkap Ketua Umum Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu), Hasanul Arifin Rambe alias Gopal dalam orasinya di Depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara,di Jalan Imam Bonjol Medan,Kamis (22/06/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasanul Arifin Rambe pun menyerukan masyarakat Sumatera Utara agar tidak memilih 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara pada Pileg Tahun 2024 mendatang ini, karena di duga menerima suap Proyek Rp 2,7 Triliun dan terlibat dugaan Korupsi Dana Sosper dan Wasbang.

“Jangan pilih lagi 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara ini,mereka tak pantas jadi Wakil Rakyat.Mereka cocoknya jadi Wakil Koruptor.Tak ada satu pun dari mereka yang berani memberikan klarifikasi kepada kita. Tandai nama-nama mereka, Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu) akan kampanyekan ini kepada masyarakat untuk tidak memilih mereka lagi,” tegasnya.

Hasanul Arifin Rambe semakin berapi-api orasinya ketika 5 orang perwakilan Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu) yang di minta masuk ke Ruangan Bamus DPRD Provinsi Sumatera Utara,akan tetapi tak ada seorang pun Wakil Rakyat yang menerima.

Awalnya seorang Anggota dari Fraksi Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara,Azmi Sitorus alias Jemek terlihat di Ruangan Bamus.Akan tetapi,tak berapa lama kemudian pergi dan tak kembali lagi ke Ruangan Bamus.

“100 Wakil Rakyat tak berani jumpa kita di Ruangan Bamus,itu tanda- tandanya mereka takut memberikan klarifikasi proyek Rp.2,7 Triliun dan dugaan kebocoran Dana Sosper dan Wasbang.”

“Makin kuat dugaan suap dan Korupsi di lakukan DPRD Provinsi Sumatera Utara,kita tantang Ketua Baskami Ginting dan Wakil Ketua Rahmansyah Sibarani hadapi Gopal di sini,depan masyarakat dan Polisi yang berjaga ini,apa yang bisa mereka buat di depan Gopal.Apa jawaban mereka terkait dugaan suap Proyek Rp.2,7 Triliun dan dugaan korupsi Dana Sosper dan Wasbang,” katanya.

“Suruh juga si Lutfi datang ke sini untuk menjelaskan dugaan korupsi Dana Sosper dan Wasbang.Lufti itu Ketua kegiatan Sosper dan Wasbang. Mana dia,apa dia berani memberikan klarifikasi.Jangan banyak gaya jadi Wakil Rakyat,makan dan gaji kalian dari Uang Rakyat,” sambung Hasanul Arifin Rambe,Kamis (22/06/2023).

Hasanul Arifin Rambe juga mengatakan,100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara agar siap – siap di periksa (KPK) terkait dugaan suap Proyek Rp.2,7 Triliun yang tidak ada payung hukumnya,dan hanya bermodalkan (MOU).

“Siap – siap kalian wahai 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara,modus kalian sudah tercium (KPK).Nasib kalian akan sama seperti kasus suap Gatot kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara yang lalu.Siapkan uang pengembalian kalau tak mau di tangkap (KPK),” teriak Hadanul Arifin Rambe,Kamis (22/06/2023).

Hingga lima jam lamanya berorasi tak juga di respon oleh 100 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasanul Arifin Rambe pun mengajak massa aksi untuk meninggalkan lokasi.

Berita Terkait

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031
Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid
Danrem 083/Baladhika Jaya Berbagi Kebahagiaan, Santuni Anak Yatim di Winongan
Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak
Putri Proklamator RI Halida Nuriah Hatta Turun ke Tenda Pengungsian Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:06

Humas Polres Karo Real Time Update Arus Lalin Selama Ops Ketupat Toba 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:15

Event Tabuh Bambu dan Bedug Menggema di Berastagi, Ratusan Remaja Masjid Semarakkan Ramadan

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:14

Kapolda Sumut Tinjau Langsung Ops Ketupat Toba 2026 di Berastagi, Pastikan Pengamanan Lebaran Berjalan Maksimal

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:07

Event Tabuh Bambu dan Bedug Menggema di Berastagi, Ratusan Remaja Masjid Semarakkan Ramadan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:03

Forkopimda Karo Beri Parcel Lebaran untuk Petugas Ops Ketupat Toba 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:12

Cek Kesehatan Personel Pos Operasi Ketupat, Dokkes Polres Karo Pastikan Petugas Tetap Prima Layani Masyarakat

Berita Terbaru