BEM FP USU Gelar Seminar Serukan Peran Pemuda Dalam Ketahanan Pangan Nasional

- Team

Kamis, 27 November 2025 - 09:53

4079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Pemuda Inspirasi Nusantara menyelenggarakan seminar ketahanan pangan bertema “Menggali Potensi Pemuda dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional” di Aula Soeratman, FP USU, Selasa (24/11/2025)

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber, yakni Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec.; Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, S.Agr.; perwakilan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia, Gregorius Saragih, S.Agr.; serta Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Periode 2025/2026, Muzammil Ihsan.

Dalam paparannya, perwakilan BITRA Indonesia, Gregorius, menyoroti rendahnya minat pemuda terhadap profesi petani sebagaimana tercatat dalam Sensus Pertanian 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya sekitar 21% petani di Indonesia berasal dari kalangan pemuda. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan anak muda terhadap profesi petani masih sangat rendah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahawa dengan populasi pemuda yang lebih besar dibandingkan kelompok usia lanjut, generasi muda memegang peran krusial dalam regenerasi pelaku pertanian melalui inovasi dan teknologi guna mendukung ketahanan pangan. Tantangan tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh kurangnya edukasi pertanian serta mispersepsi tentang pekerjaan di sektor tersebut.

“Profesi petani itu mulia. Mereka yang menyediakan makanan bagi kita semua. Namun tantangannya tetap sama: edukasi dan persepsi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan.

“Pemuda harus dapat mendorong pertanian berkelanjutan dengan menggunakan pupuk dan praktik yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Kepala Program Studi Agribisnis FP USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., menegaskan bahwa pemuda sering kali lebih berfokus pada permintaan fasilitas, padahal yang dibutuhkan adalah aksi nyata untuk menggerakkan arah ketahanan pangan nasional. “Pemuda harus turun langsung membantu masyarakat dan menghadirkan inovasi yang menjawab persoalan di lapangan,” tegasnya.

Ia mencontohkan dua sosok inspiratif, yakni Kasim Arifin—tokoh pengabdian masyarakat asal Aceh yang dikenal melalui upaya rehabilitasi hutan, pemberdayaan petani, dan
pengembangan praktik pertanian berkelanjutan—serta William Kamkwamba, inovator muda dari Malawi yang membangun kincir angin sederhana untuk menyediakan listrik dan pompa air bagi desanya sehingga mendukung aktivitas pertanian dan ketahanan pangan lokal.

“Kedua tokoh tersebut mengajarkan satu pesan penting: kegigihan, fokus pada solusi, dan empati yang kuat. Itulah ciri pemuda sejati—pemuda yang menjadi agen solusi,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini mampu menciptakan ekosistem kolaboratif untuk mendukung inovasi di bidang pertanian.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa, dosen, dan seluruh unsur pendukung dapat memperkuat inovasi, terutama dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” tambahnya.

Mantan Ketua BEM FP USU Periode 2023/2024, M. Rofiqul Firdaus Siregar, turut menekankan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan ketahanan pangan, salah satunya melalui peningkatan literasi pangan dengan memanfaatkan media sosial.

“Pemuda memiliki banyak peluang di dunia pangan. Saat ini banyak petani milenial yang menjadi pengaruh positif bagi adik-adik di FP untuk melakukan berbagai terobosan di bidang pertanian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya pengetahuan sebagian kelompok tani terhadap program pemerintah yang
mendukung ketahanan pangan, khususnya terkait pupuk yang menjadi fondasi utama sektor tersebut.

“Masih banyak kelompok tani yang belum mengetahui adanya bantuan pemerintah, seperti diskon pupuk subsidi sebesar 20%,” imbuhnya(dodi)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru