Ditjenpas Kementerian Imipas Kirim Delegasi Indonesia Berlaga di Ajang Internasional Prison FitX Challenge “Iron Will” di Brunei Darussalam

- Team

Kamis, 23 Oktober 2025 - 05:44

4072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia resmi mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga internasional Prison FitX Challenge bertajuk “Iron Will” yang diselenggarakan oleh Departemen Penjara (Prisons Department) Brunei Darussalam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 lembaga tersebut dan akan berlangsung pada 24–26 Oktober 2025 di University of Brunei Darussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prison FitX Challenge “Iron Will” dirancang sebagai ajang ketahanan fisik dan mental bagi petugas pemasyarakatan dari berbagai negara.

Melalui berbagai kompetisi yang mengandalkan kekuatan, kecepatan, dan kerja sama tim, kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat sportivitas, disiplin, serta membangun solidaritas lintas negara di bidang kepenjaraan.

Delegasi Indonesia terdiri atas tujuh peserta yang mewakili berbagai satuan kerja pemasyarakatan di Tanah Air, yakni Rindra Wardhana dari Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara pimpinan Yudi Suseno, Muhammad Firdaus Makrifatullah dari Bidang Komunikasi Publik Ditjenpas, Dwi Putra Herliansah dari Lapas Kelas I Cipinang, Muhammad Suhendra dari Bapas Kelas II Baubau, M. Fadil bin Shafaruddin dari Lapas Kelas IIA Bulukumba, Muhammad Ashidiqi dari Lapas Kelas IIB Batang, dan Agung Prastio dari Lapas Kelas IIA Batam.

Keikutsertaan mereka menjadi wujud nyata komitmen Ditjenpas dalam membangun sumber daya manusia pemasyarakatan yang sehat, tangguh, dan berdaya saing global.

Sebelum keberangkatan, para peserta telah melalui tahapan persiapan yang ketat, termasuk pelatihan fisik di Strength & Conditioning Workshop serta pemeriksaan kesehatan di RS Pengayoman, Jakarta.

Pelepasan delegasi dilakukan secara resmi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, yang memberikan motivasi dan dukungan agar seluruh peserta tampil maksimal membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

Setibanya di Brunei Darussalam, kontingen Indonesia akan disambut oleh panitia penyelenggara yang menyediakan transportasi lokal, program resmi, serta fasilitas pendukung selama kegiatan berlangsung.

Sementara biaya perjalanan dan akomodasi menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen.

Panitia juga bekerja sama dengan Arrowtech Sports, distributor resmi Under Armour di Brunei, untuk menyediakan perlengkapan lomba bagi seluruh peserta.

Kompetisi ini akan mempertandingkan berbagai kategori ketahanan fisik dengan kombinasi lari sejauh 4,32 kilometer dan sembilan stasiun latihan, termasuk Farmer’s Carry, Bulgarian Bag Lunges, Dumbbell Clean, Wall Ball, Sit Up, Board Jump Over, Battle Rope, Burpee Broad Jump, dan Jumping Jack.

Setiap peserta akan berlomba mencatat waktu tercepat dengan standar gerakan yang telah ditentukan panitia.

Selain sebagai ajang uji fisik, Prison FitX Challenge juga berfungsi sebagai platform diplomasi antarnegara dalam bidang pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi internasional dalam peningkatan kapasitas serta pembinaan fisik petugas pemasyarakatan.
Momentum ini juga menjadi sarana pertukaran pengalaman, wawasan, dan budaya kerja antara sistem pemasyarakatan di kawasan Asia Tenggara.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia dalam ajang ini merupakan langkah penting dalam memperkuat citra positif pemasyarakatan Indonesia di forum internasional.

“Kita ingin menunjukkan bahwa petugas pemasyarakatan Indonesia tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat, selaras dengan semangat pembinaan yang humanis dan berintegritas,” ujarnya.

Prison FitX Challenge “Iron Will” akan dibuka secara resmi pada 24 Oktober 2025 oleh Awang Saliman bin Haji Burut, Sekretaris Tetap Kementerian Dalam Negeri Brunei Darussalam, dan ditutup pada 26 Oktober 2025 oleh Menteri Dalam Negeri Dato Seri Setia Awang Haji Ahmad bin Abdul Rahman.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga akan mengikuti berbagai aktivitas sosial, tur budaya, serta networking session untuk mempererat hubungan antarnegara.

Kehadiran kontingen Indonesia di Brunei Darussalam diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi di arena kompetisi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan membawa inspirasi baru bagi pembinaan fisik dan mental di lingkungan pemasyarakatan Indonesia.

Melalui partisipasi ini, Ditjenpas menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan standar global serta mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat internasional.(AVID)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru