KAMAK Desak KPK Periksa Bobby Nasution, Jangan Takut Intervensi

- Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 07:38

40199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Desakan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bertindak tegas dalam mengusut tuntas skandal dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara kian menguat.

Komite Aksi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) terus angkat suara lantang, meminta KPK segera memanggil dan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang diduga memiliki kedekatan kuat dengan tersangka utama, Topan Obaja Putra Ginting.

Dalam pernyataan terbukanya, KAMAK menyebut lambannya respons KPK terhadap nama Bobby membuat publik bertanya-tanya: Apakah KPK sedang ditekan? Apakah ada kekuatan besar yang coba menghalangi jalannya hukum?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KPK harus berani dan tidak tunduk pada intervensi siapa pun. Jika memang ada bukti komunikasi antara Bobby dan Topan, panggil dan periksa! Jangan tunggu opini publik meledak lebih besar,” tegas Koordinator KAMAK M.Azmi Hadli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Seperti diketahui, KPK sebelumnya menyita sejumlah bukti elektronik, termasuk ponsel dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus suap proyek jalan di Sumut.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah jejak komunikasi antara Bobby dan Topan, eks Kadis PUPR Sumut, yang dikenal sebagai orang dekat keluarga istana.

KAMAK menilai, penyelidikan tidak boleh tebang pilih. “Kalau rakyat kecil cepat ditangkap, masa kalau kepala daerah dekat penguasa jadi kebal hukum? Ini pelecehan terhadap keadilan!” tegas M. Azmi Hadli

Menurut informasi internal yang berkembang, ada sinyal kuat bahwa komunikasi digital antara Bobby dan Topan menyangkut pengaturan proyek bernilai miliaran rupiah.

“Jika ini benar, maka Bobby harus segera dipanggil. Ini bukan sekadar etika, tapi soal hukum,” tambahnya.

KAMAK juga mengingatkan KPK agar tak gentar menghadapi tekanan politik. “Hari ini ujian bagi KPK, apakah lembaga ini masih punya nyali atau hanya jadi macan ompong di hadapan penguasa,” tutupnya.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari lembaga antirasuah. Apakah KPK akan bertindak tegas, atau justru membiarkan Bobby berlindung di balik kekuasaan.(red)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru