KAMAK Desak KPK Periksa Bobby Nasution, Jangan Takut Intervensi

- Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 07:38

40201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Desakan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bertindak tegas dalam mengusut tuntas skandal dugaan suap proyek jalan di Sumatera Utara kian menguat.

Komite Aksi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) terus angkat suara lantang, meminta KPK segera memanggil dan memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang diduga memiliki kedekatan kuat dengan tersangka utama, Topan Obaja Putra Ginting.

Dalam pernyataan terbukanya, KAMAK menyebut lambannya respons KPK terhadap nama Bobby membuat publik bertanya-tanya: Apakah KPK sedang ditekan? Apakah ada kekuatan besar yang coba menghalangi jalannya hukum?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KPK harus berani dan tidak tunduk pada intervensi siapa pun. Jika memang ada bukti komunikasi antara Bobby dan Topan, panggil dan periksa! Jangan tunggu opini publik meledak lebih besar,” tegas Koordinator KAMAK M.Azmi Hadli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Seperti diketahui, KPK sebelumnya menyita sejumlah bukti elektronik, termasuk ponsel dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus suap proyek jalan di Sumut.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah jejak komunikasi antara Bobby dan Topan, eks Kadis PUPR Sumut, yang dikenal sebagai orang dekat keluarga istana.

KAMAK menilai, penyelidikan tidak boleh tebang pilih. “Kalau rakyat kecil cepat ditangkap, masa kalau kepala daerah dekat penguasa jadi kebal hukum? Ini pelecehan terhadap keadilan!” tegas M. Azmi Hadli

Menurut informasi internal yang berkembang, ada sinyal kuat bahwa komunikasi digital antara Bobby dan Topan menyangkut pengaturan proyek bernilai miliaran rupiah.

“Jika ini benar, maka Bobby harus segera dipanggil. Ini bukan sekadar etika, tapi soal hukum,” tambahnya.

KAMAK juga mengingatkan KPK agar tak gentar menghadapi tekanan politik. “Hari ini ujian bagi KPK, apakah lembaga ini masih punya nyali atau hanya jadi macan ompong di hadapan penguasa,” tutupnya.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari lembaga antirasuah. Apakah KPK akan bertindak tegas, atau justru membiarkan Bobby berlindung di balik kekuasaan.(red)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Desak Polisi Segera Bertindak
Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru