Ceulangiek Tinjau Proyek Mangkrak RS Regional Bireuen: Harapkan Pemerintah Prioritaskan Penyelesaian

KRIMINAL 24

- Team

Sabtu, 11 Januari 2025 - 17:21

40223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen – Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek Wakil ketua Komisi I DPRA, meninjau langsung pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Bireuen di Gampong Cot Buket, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (11/1/2025). Didampingi masyarakat Cot Buket dan anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, Ceulangiek menyampaikan keprihatinannya atas pembangunan RS Regional yang belum selesai hingga saat ini.

Saat peninjauan, Ceulangiek mendapati sejumlah tiang pondasi rumah sakit yang belum dilakukan pengecoran. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besi tiang pondasi telah dicuri akibat lambatnya progres pembangunan. “Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Rumah sakit ini sangat dibutuhkan masyarakat, namun pengerjaannya tak kunjung rampung,” ujarnya.

Ceulangiek mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Pemerintah Aceh untuk berkolaborasi menyelesaikan pembangunan RS Regional Bireuen. Menurutnya, keberadaan rumah sakit ini sangat penting untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di Bireuen dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai politisi Partai Aceh, Ceulangiek menilai progres pembangunan RS Regional Bireuen harus lebih signifikan, seperti di Kabupaten Aceh Tengah dan Kota Langsa. “Kita berharap proyek RS Regional Bireuen dapat segera dikebut agar setara dengan fasilitas kesehatan di daerah lain,” tegasnya.

RS Regional Bireuen dirancang untuk menjadi pusat rujukan kesehatan bagi lima kabupaten/kota, yaitu Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh utara dan sekitarnya. Oleh karena itu, Ceulangiek meminta keseriusan Pemerintah Aceh dalam menyelesaikan proyek ini.

Ia juga berharap agar Pemerintah Aceh yang baru menjadikan pembangunan RS Regional Bireuen sebagai prioritas, dengan anggaran berbasis kegiatan tahun jamak (multiyears). “Pembangunan ini harus segera terealisasi demi mutu pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Aceh,” katanya.

Ceulangiek menambahkan, penyelesaian pembangunan RS Regional Bireuen akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut. “Kita tidak hanya bicara soal fasilitas, tapi juga soal akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang layak dan memadai,” tutupnya.

Berita Terkait

Panwaslih Bireuen Diminta Kerja Profesional Pada Minggu Tenang
Pj Bupati Bireuen Apresiasi Langkah Strategis PLN dalam Wujudkan Pemerataan Listrik untuk Masyarakat Kurang Mampu
Anggota DPR RI, Anwar Idris Kembali Resmikan PJU-TS di Kabupaten Bireuen
Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Apel Pagi Bersama Tunas Muda Pengayoman Tahun 2023
Ini Kata Polisi Soal Video Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Polsek Samalanga
Stop!!! Perambahan Paya Nie untuk Kelapa Sawit!
Suara Fadhil Rahmi di Geulanggang Teugoh Ditemukan ‘Tersunat’ 170 dari 2 TPS
Kadinsos Aceh Antar Bantuan Langsung Ke Posko Pengungsi Di Bireuen

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:07

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Minggu, 19 April 2026 - 00:02

Koramil 1426-02/Polsel Gelar Sholat Subuh Berjama’ah Keliling Bersama Warga Di Tiga Masjid

Sabtu, 18 April 2026 - 03:13

Babinsa Kelurahan Palleko Pantau Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Jumat, 17 April 2026 - 23:59

Shalat Subuh Berjamaah Media Komsos Koramil 1426-01/Polut Dengan Tokoh Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 07:10

Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Dandim 1426/Takalar Pimpin Karya Bakti di Kecamatan Pattallassang

Jumat, 17 April 2026 - 01:59

Wujudkan Lingkungan Bersih, Personel Koramil 1426-04/Galesong Kerja Bakti Bersama Siswa SMU dan SMP

Jumat, 17 April 2026 - 00:46

Personel Koramil 1426-07/Pattalassang, Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Wilayah Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 11:00

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru