Tokoh Pemuda Aceh Sebut Darni M. Daud Sudah Pengalaman Bisa Bawa Harapan Baru di Aceh

KRIMINAL 24

- Team

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:24

40189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Darni M. Daud, menjadi salah satu calon Gubernur Aceh yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Di warung kopi, seminar, dan diskusi-diskusi, nama Darni kerap muncul sebagai sosok yang diyakini dapat membawa perubahan positif bagi Aceh.

Darni, yang merupakan lulusan S3 School of Education, Oregon State University, Corvallis, USA, dikenal sangat dekat dengan berbagai kalangan masyarakat Aceh. Saiful Mulki, Ketua Forum Aceh Bersatu, mengungkapkan bahwa Darni memiliki potensi besar untuk membawa perubahan signifikan.

“Darni Daud akan membawa perubahan untuk masyarakat. Aceh butuh kepemimpinan yang berani menjawab tantangan untuk masyarakat Aceh, keluar dari kemiskinan, dan berani membuka peluang kerja untuk mengurangi pengangguran,” ujar Saiful.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saiful, Darni memiliki pengalaman yang luas dan paham akan kebutuhan masyarakat Aceh. “Darni sudah pengalaman, paham, dan punya pengalaman dalam hal-hal lain yang dibutuhkan sebagai persyaratan seorang pemimpin resmi,” tambahnya Sebelum memastikan diri maju sebagai Bakal Calon Gubernur Aceh, Darni melakukan introspeksi diri untuk memastikan kesiapan dirinya.

Darni menekankan bahwa masyarakat Aceh butuh perubahan untuk mencapai kemajuan dan tidak boleh terlalu lama terlarut karena konflik. “Kita ingin juga mendorong masyarakat memilih pemimpin yang mumpuni di Pilkada serentak 2024,” katanya.

Dalam wawancara, Darni M. Daud menjelaskan visinya yang berfokus pada peningkatan harkat dan martabat masyarakat Aceh. “Visi saya adalah mengangkat harkat dan martabat masyarakat Aceh dengan menjadikan mereka lebih cerdas, sehat, damai, dan sejahtera, beriman, bertakwa, serta mempertahankan nilai sosial budaya yang mereka miliki,” jelas Darni.

Darni juga menyebutkan bahwa Aceh tidak mungkin bangkit jika pimpinan tidak berlatar belakang nilai sosio kultural dan tidak dapat membangun jaringan nasional.

“Saya yakin bisa menghadirkan rakyat sejahtera. Itulah visi besar kami untuk Aceh. Ini saatnya bagi Aceh untuk berubah dan menghadirkan kemakmuran dalam setiap lini kehidupan,” tegasnya.

Saat ini, menurut Darni, lapangan kerja di Aceh sangat minim. Oleh karena itu, salah satu fokus utamanya adalah menyediakan lapangan kerja dengan memaksimalkan hasil bumi Aceh dan memanfaatkan kompetensi putra dan putri Aceh.

“Banyak program yang bisa saya sampaikan dan lebih detailnya perlu pembahasan khusus. Kita ingin bangun rasa kebersamaan dalam tatanan sosial masyarakat Aceh,” jelas Darni.

Saiful Mulki menambahkan bahwa Darni sudah mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Aceh di Partai Gerindra.

“Darni sudah sangat layak untuk diusulkan dan direkomendasikan oleh Gerindra sebagai Gubernur Aceh. Dia memiliki pengalaman dan keberanian dalam menjawab tantangan yang dihadapi Aceh,” ungkap Saiful.

Selain itu, saat ini Darni telah memiliki banyak relawan yang terbentuk di 23 kabupaten dan kota di Aceh. “Kami akan mengupayakan dukungan oleh partai politik di Aceh. Insya Allah, Darni akan bertarung di Pilkada mendatang dan membawa perubahan serta kemajuan untuk Aceh,” tutup Saiful.

Berita Terkait

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026
Pengawasan Pemerintah Temukan Banyak Pelanggaran, Dua Pabrik Gondorukem di Aceh Diperintahkan Tanggung Jawab
Operasi Gabungan Bea Cukai dan Satpol PP WH Berhasil Ungkap Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Aceh Besar
LIRA Desak APH Tak Jadi Alat Kekuasaan, Usut Dugaan Dana Desa Bukan Bungkam Pers
SAPA Desak Hukuman Mati untuk Oknum TNI Pelaku Pembunuhan di Aceh Utara
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Impor Ilegal Berupa Bawang Merah dan Pakaian Bekas

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru