Kriminal24.com-Ruas jalan kutambaru kampung nangkan sudah puluhan tahun tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,dikecamatan lawe bulan kabupaten Aceh Tenggara kian parahnya ruas jalan tersebut, padahal jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga yang 7 desa kamis, 27/06/24.
Jalan itu awalnya sudah diaspal oleh pemerintah daerah,tapi sayangnya sudah puluhan tahun tidak ada perawatan dari pemerintah setempat.Jalan itu akses satu-satunya jalan warga 7 desa ratusan orang yang melintasi setiap hari nya.
Namun seiring berjalannya waktu, jalan itu makin lama makin rusak karna jalur air sudah tersumbat dan dangkal.Karna tidak pernah ada perawatanya.
Hinga air meluap ke badan membuat badan jalan mengelupas hingga berlubang. Bahkan ada beberapa titik, kedalaman lubang dibadan jalan mencapai 30 sentimeter (cm).

Dan Kerusakan ruas jalan tersebut dipekirakan hampir satu kilometer, karna mulai dari jembatan ketambaru sampai ke kampung nangka. namun kerusakan yang paling parah sekitar 300 meter.
“Ketika dijumpai,kriminal24.com-salah satu warga buah pala pak Hen, 55 tahun dia menjelaskan kamis 27/06/24, memang kami mengeluh melewati jalan ini, karna jalan tidak ada pilihan sudah semuanya parah.
Akibat badan jalan digenangi air membuat aspal mengelupas di bawa arus sungai, kedalaman di badan jalan tersebut mencapai 30 cm,dan di tengah-tengah badan jalan ada lobangnya mencapai 50 cm.
Inilah yang kami rasakan sudah bertahun dan tetap di genangi Air, susah untuk melintasinya terkadan lobangnya tidak terlihat ,sewaktu hujan datang airnya keruh sehingga lobang tersebut tidak terlihat.
Sudah berapa kali kami usulkan untuk perbaikan jalan itu, namun belum juga sampai saat ini ada perbaikan dari pemerintah setempat,”jelas pak Hen.
“Ketika dikonfirmasi,Kepala Dinas PUPR. Sadli ST. Kamis 27/06/24.Dia menjelaskan pada kriminal24.com-sudah kami rencanankan anggaranya dari dana perubahan ditahun 2024 ini,karna status ruas jalan tersebut jalan kabupaten. Sesuai perencanaan, panjang jalan yang diperbaiki sekitar 1 kilometer.jelas Sadli.ST.
“Kata Tambahan dari warga kutambaru Dedek 42 tahun, kami berharap pada pemerintah Aceh Tenggara agar mengrealisasikan anggara dana untuk perbaikan ruas jalan kutambaru kampung nangka dari anggaran mana pun.Karna kami masyarakat susah untuk melintasinya.
Yang paling susah lagi kami melintasinya sewaktu antar anak kesekolah kadang-kadang kami terpeleset karna sewaktu ada hujan airnya keruh dibadan jalan dan lobangnya tak terlihat.Jelas pak Rul.(M jeni)






