Pengurus ICMI Aceh Diminta Banyak Ingat Kematian, Harta Tidak Dibawa Mati

- Team

Jumat, 3 Mei 2024 - 17:33

40182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Aceh melakukan takziah ke rumah duka almarhum H Keuchik Leumik atas meninggalnya isteri beliau, Hj Salbiah binti Husein, di Lamseupung, Simpang Surabaya, Kota Banda Aceh, Kamis (2/5/2024.

Tausyiah takziah disampaikan oleh Dosen UIN Ar Raniry Tgk Prof Dr Hasanuddin Yusuf Adan dan pembacaan doa samadiyah oleh Tgk Dr Tarmizi Daud, yang juga Wakil Ketua MPW ICMI Aceh.

Sekretaris Umum, ICMI Aceh, Prof Dr Rajuddin, menyampaikan pada sore ini mengunjungi dan melakukan takziah ke rumah almarhumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terimakasih atas penerimaan kunjungan takziah dan samadiyah yang kami lakukan dari ICMI Aceh,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Ketua MPW ICMI Aceh, Dr Taqwaddin Husen menyampaikan ICMI Aceh menjadikan kunjungan takziah sebagai agenda rutin dalam kegiatan sosial.

Takziah ini merupakan takziah ICMI yang ketiga dalam dua minggu ini setelah sebelumnya ke rumah Prof Syafei dan rumah Bu Dahlia.

“Takziah ke rumah duka Haji Harun Keuchik Leumik karena almarhum maupun almarhumah merupakan salah seorang donatur untuk Program ICMI Aceh Peduli Dhuafa. Semoga kebaikan budi dan kedermawanan ini diteruskan oleh putra-putra beliau,” ujarnya.

Dikatakan, kunjungan ini untuk mempererat sesama sebagai silaturahmi.

Menurut Hakim Ad Hoc Pengadilan Tinggi Banda Aceh ini, membawa dan mengajak puluhan pengurus ICMI Aceh.

Almarhumah Hj Salbiah Bintu Husen meninggal pada 25 April 2024 dini hari.

Prof Dr Hasanuddin Yusuf Adan menyampaikan, tiap tiap yang bernyawa akan mati, tidak hanya manusia, termasuk hewan tumbuhan, semua akan akhiri hidup di dunia ini.

“Tidak ada debat bagi Allah atas ujian ini,” ungkapnya.

Dikatakan, hidup ini hanya sementara, maka perbanyaklah silaturahim seperti kunjungan kita ini hari. Tidak ada yang kekal dan kekuasaan Tuhan tidak ada yang diwakili.

“Pada saatnya kita akan mati maka tidak perlu hidup berpoya poya,
hidup ini akan berakhir maka tidak ada yang merasa hebat dalam hidup ini. Kematian ini pasti terjadi,” ujarnya.

Sambungnya, ketika hidup punya jabatan dan pengaruh justru jangan lupa diri.

Berita Terkait

Syahbudin Padang Soroti Pemahaman Keliru Tentang Legalitas Media di Indonesia
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026
Pengawasan Pemerintah Temukan Banyak Pelanggaran, Dua Pabrik Gondorukem di Aceh Diperintahkan Tanggung Jawab
Operasi Gabungan Bea Cukai dan Satpol PP WH Berhasil Ungkap Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Aceh Besar
LIRA Desak APH Tak Jadi Alat Kekuasaan, Usut Dugaan Dana Desa Bukan Bungkam Pers
SAPA Desak Hukuman Mati untuk Oknum TNI Pelaku Pembunuhan di Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru