Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir Laporkan Ketua LSMLIRA INDONESIA Aceh Tenggara ke Polisi

- Team

Kamis, 7 Maret 2024 - 09:57

40217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara | Ketua LSMLIRA INDONESIA Kabupaten Aceh Tenggara sudah saya laporkan ke Polisi, karena masuk ke dalam rumah atau menggeledah rumah saya tanpa izin, demikian dikatakan Gani Suhud, Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir, Kecamatan Lawe Alas kepada Kamis (7/3/2024) sekira pukul 12.45 WIB, disalah satu warung kopi diseputaran Kota Kutacane.

Gani Suhud lebih lanjut mengatakan, dua minggu yang lalu mereka yang mengaku dari LSMLIRA INDONESIA itu datang ke desa, pada saat itu saya tidak di tempat, lalu mereka mendatangi kantor camat, entah apa pembahasan mereka di kantor Camat, saya juga gak tau, ujarnya.

Tak berselang lama, setelah itu mereka kembali menghubungi saya, katanya mau datang lagi ke desa dan saya katakan bahwa saya masih di kota, kalau gak nanti aja saya singgah ke kantor Abang. Setelah urusan saya di kota selesai, saya singgah dikantor mereka dan pada saat itu apa yang mereka tanyakan, semua sudah saya jawab dan saya jelaskan, sebut Gani Suhut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu mereka kembali menghubungi saya minta waktu untuk konfirmasi, pada saat itu saya bilang dalam minggu ini, karena saya masih ada kesibukkan. Lalu cerita panjang lebar hingga mereka mengkonfirmasi saya kegiatan Dana Desa Tahun 2023 yang dikelola oleh Plt Pengulu sebelum saya, dan saya sampaikan bahwasanya sudah dipergunakan sesuai kebutuhan.

 

Setelah itu kemaren, hari Rabu (6/3/2024) LSMLIRA INDONESIA atas nama Julfian menelpon saya menanyakan kapan mereka bisa turun ke desa. Saya katakan, bahwa dalam tiga hari ini saya masih sibuk, menghadapi kegiatan warga dan mempersiapkan acara perpisahan dengan anak-anak mahasiswa KKN, kata Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir kecamatan lawe alas kepada media

Anehnya, kata Gani Suhut, hari ini Kamis (7/3/2024) sekira pukul 11 siang mereka datang bergerombolan dan langsung masuk ke rumah saya tanpa seizin istri saya, ketika mereka datang, kebetulan saya sedang berada di kota untuk membeli beberapa kebutuhan. Didalam rumah itu hanya ada istri saya, lagian kalau suami orang tidak ada dirumah, ngapain menyelonong masuk kerumah orang, saya tidak terima perlakuan mereka ini, hari ini saya akan melaporkan mereka ke Polres Aceh Tenggara, kata Gani Suhut dan bergegas pergi melapor ke Polres Aceh Tenggara.

Dikonfirmasi media , Ketua LSMLIRA INDONESIA Kabupaten Aceh Tenggara dihubungi media inakor.id untuk keperluan pemberitaan melalui sambungan telepon, Fajri mengatakan, kita kan konfirmasi, kita turun ke lapangan berdasarkan hasil laporan dari masyarakat, mengenai Dana Desa Tahun 2023, kita turun ada Surat Perintah Tugas (SPT). Turun kita ke desa, gak ada jumpa Kepala Desa, kita telpon gak diangkat, lalu kami ketemu sama masyarakat disitu, ada istrinya, ada Kadusnya. Lalu kita tunjukan SPT dan kartu kita, jadi masalahnya dimana, tanya Ketua LSMLIRA INDONESIA itu kepada media .

Dikatakan Plt Pengulu karena masuk ke rumah tanpa izin, kemudian Fajri mengatakan, masak masuk kerumah tanpa izin, bisa kah kami masuk ke rumah orang tanpa izin, jangan gak jadi dilaporkannya, pungkas Fajri, Ketua LSMLIRA INDONESIA Aceh Tenggara mengakhiri.

Ditempat terpisah, M.Saleh Selian selaku Aktivis LIRA Aceh Tenggara mengatakan, LSMLIRA INDONESIA bukan bagian dari organisasi Lumbung Informasi Rakyat atau disingkat LIRA yang sedang dipimpinnya, artinya LIRA beda dengan LSMLIRA INDONESIA. Melalui media ini Saleh Selian menyampaikan kepada publik agar kedepannya harus jeli dan teliti supaya tidak salah persepsi dilapangan, dirinya sangat perihatin atas kejadian ini, ketus M.Saleh Selian

(Rel)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati
Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru