Warga Darul Hasanah Pertanyakan Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Rekonstruksi Penguatan Tebing Sungai BPBD Agara

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 8 Oktober 2023 - 14:48

40638 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA KRIMINAL24.COM | Sejumlah kalangan masyarakat wilayah kecamatan Darul Hasanah kabupaten Aceh Tenggara mempertanyakan sistem pengerjaan proyek Rehabilitasi Rekonstruksi (RR) penguatan tebing sungai Lawe Alas desa Penyeberangan Cingkam Jongar kecamatan Ketambe Aceh Tenggara.

Proyek tersebut memang sudah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan (kontraktor). Akan tetapi kini meninggalkan beberapa pokok persoalan yang berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat setempat.

Pasalnya memang proyek fisik penguatan tebing untuk penahan air akibat luapan sungai Alas di sepanjang bantaran sungai Alas itu menurut mereka, diduga hanya untuk meraup keuntungan secara pribadi maupun kelompok dan golongan tertentu oleh pihak rekanan saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan masyarakat khususnya desa Rambung Jaya, Tanjung Lama dan desa Tanjung Aman hanya mendapat petaka saja. Karena pengerjaan proyek itu sampai saat ini tanggul sungai yang dibangun rekanan tidak diratakan lagi dengan alat berat.. hasil ketika intensitas hujan deras maka hantaman air beralih ke lahan pertanian masyarakat lima desa.

Ya’ kami hanya mendapat mudaratnya saja, atas pengerjaan proyek ini. Sedangkan manfaatnya kepada kami tidak ada. Akibat material tanggul yang ada di depan bangunan tembok proyek RR BPBD Agara itu dibiarkan begitu saja oleh pihak rekanan Ujar Gani yang mewakili beberapa tokoh masyarakat setempat kepada kriminal24 Com Minggu 9 Oktober 2023

Seharusnya mereka selaku rekanan atau kontaktor dan pihak pejabat BPBD kabupaten Aceh Tenggara, memikirkan dampak material tanggul yang ada di depan bangunan tembok proyek RR itu. Bukan malahan hanya untuk memikirkan keuntungan pribadi maupun golongan tertentu saja. Karena jika muslim hujan nantinya sudah pasti lahan pertanian sawah maupun kebun kami yang menjadi sasaran hantaman air sungai Alas itu.

“Untuk itu kami mewakili masyarakat beberapa desa ini, berharap kepada pihak rekanan atau kontaktor dan pihak BPBD setempat untuk secepatnya meratakan kembali seperti semula timbunan galian material yang berada di depan bangunan tembok tersebut,
Sehingga jika pun hujan deras nanti tidak berdampak pada lahan pertanian kami. Harap warga setempat.

Pada sisi lain, tambah warga, bahwa pihak pengawas proyek sangat jarang ditemui dilokasi. Pantaslah pihak rekanan atau kontaktor dalam mengerjakan proyek ini Se enaknya nya saja tanpa mempedulikan warga sekitarnya. Kemudian menurut pengamatan warga,

kualitas pengerjaan proyek RR BPBD tersebut, diragukan seperti kedalaman galian pondasi dasar dan ikatan pemandangan besi beton untuk pondasi. Sehingga untuk menjaga ketahanan proyek fisik tembok tersebut pihak rekanan atau kontaktor diduga dengan sengaja membiarkan untuk tidak meratakan kembali tumpukan material galian yang ada di depan bangunan tembok.. ini untuk mengelabuhi pihak publik. Jelas warga.

Diketahui dalam papan informasi bahwa proyek fisik tebing penahan sungai Alas tersebut dikerjakan oleh CV AIRA Amora. Sedangkan besarnya anggaran pengerjaan proyek ini, sebesar Rp 2.968.477.000.

(Dewan Redaksi Salihan)

Berita Terkait

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Sabtu, 27 April 2024 - 16:42

Dalam Sehari, Satreskrim Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pemain Judi Online

Kamis, 18 April 2024 - 18:33

Polres Nagan Raya Gelar Patroli Gabungan untuk Tertibkan Tambang Ilegal

Rabu, 3 April 2024 - 17:29

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Caleg Terpilih Nasdem di Aceh ini Bukber Relawan dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:02

Berkas Kasus Oknum Timses Caleg Coblos 2 Kali di Nagan Raya di Serahkan ke Jaksa

Berita Terbaru