Proyek P3-TGAI di Agara Menuai Masalah, Kualitas Bangunan Disoroti

- Team

Rabu, 26 Juli 2023 - 12:52

40626 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA KRIMINAL24.COM – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Aceh Tenggara, menuai masalah. Pasalnya, proyek yang semestinya dikerjakan oleh Kelompok Tani, ternyata, dipihak ketigakan.

‘Dikerjakan oleh pihak kontraktor. Kelompok Tani hanya menerima manfaat, dan sedikit mendapat imbalan dari pihak kontraktor,” sebut Pajri Gegoh, salah satu aktivis yang sering memantau proses pembangunan tersebut, Minggu 16 Juli 2023

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan dia, kelompok tani yang terdaftar sebagai penerima manfaat dan sebagai pihak pelaksana.”Itu hanya modus belaka. Yang jelas, kelompok tani hanya diberikan imbalan senilai Rp5 juta, sebagai upah keterlibatan dalam pelaksanaan proyek.

Menurut dia, kelompok tani hanya dijadikan sebagai simbol dalam pelaksanaan. Sedangkan, pelaksanaannya ditentukan oleh pihak kontraktor, sehingga banyak kwalitas fisik bangunan, jauh dari harapan yang semestinya.

Dia mengatakan, fisik bangunan saluran irigasi yang dikerjakan oleh pihak kontraktor, banyak ditemui tidak sesuai dengan harapan. Yang mana, fisik bangunan tersebut, terlihat rapuh dan tidak sesuai dengan spesifikasi bangunan.

“Tidak sesuai dengan spesifikasi bangunan. Bangunan itu, hanya mengandalkan buliran batu-batu besar yang disusun pada badan tembok. Dikhawatirkan akan roboh, tidak akan tahan lama,” jelasnya.

Untuk diketahui, proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara, adalah salah satu proyek yang menyebar hampir disetiap kecamatan. Kegiatannya, dipromotori oleh salah satu partai nasional yang duduk di DPR-RI dari dapil I Aceh.

Dari Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 396 / KPTS / M / 2023, tentang penetapan lokasi daerah irigasi penerimaan program percepatan peningkatan tata air irigasi, di kabupaten Aceh Tenggara, mendapatkan 194 titik lokasi. Nilai anggarannya, mencapai Rp37, 8 miliar.

Sedangkan titik lokasi, menyebar ke 15 Kecamatan, hanya kecamatan Leuser yang tidak mendapatkan titik lokasi.

(Dewan Redaksi Salihan)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati
Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry
Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru