Bantuan Hidrometeorologi Diduga Ditimbun, Warga Desa Kalasegi Tagih Transparansi Pemerintah Desa

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:07

40534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan penimbunan bantuan logistik dan sembako yang seharusnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Hingga pertengahan bulan suci Ramadan, bantuan tersebut belum juga sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Seorang warga Desa Kalasegi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya distribusi bantuan. Ia menuturkan bahwa hingga Sabtu, 7 Maret 2026, bantuan logistik yang dijanjikan pemerintah desa belum juga dibagikan kepada masyarakat. Padahal, menurutnya, kebutuhan warga semakin meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, dan bantuan tersebut sangat diharapkan untuk meringankan beban ekonomi akibat bencana yang melanda beberapa bulan lalu.

Warga tersebut juga menyoroti bahwa bantuan logistik yang berasal dari berbagai pihak, baik individu, swasta, organisasi, maupun pemerintah, justru tertahan di posko dan di rumah salah satu warga yang dijadikan tempat penyimpanan. Ia menilai, penahanan bantuan ini bertolak belakang dengan tujuan awal donasi, yakni untuk membantu dan mengurangi beban finansial masyarakat yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu korban bencana hidrometeorologi di desa tersebut juga menyampaikan harapannya agar setiap bantuan yang masuk dapat segera didistribusikan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan dalam penyaluran bantuan guna mencegah terjadinya penyelewengan atau penggelapan logistik. Menurutnya, penimbunan bantuan yang terjadi saat ini sudah terlalu banyak dan berlarut-larut, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Keberadaan tumpukan logistik di tempat penyimpanan di Desa Kalasegi, menurut warga, dapat dibuktikan melalui foto dan video yang telah diambil sebagai dokumentasi. Ia berharap, bukti-bukti tersebut dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk segera mengambil tindakan.

Warga juga meminta agar pemerintah dan pihak berwenang segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi penyimpanan bantuan di Desa Kalasegi. Mereka berharap, dengan adanya perhatian dan tindakan tegas dari pemerintah, bantuan yang selama ini tertahan dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga tujuan utama dari bantuan tersebut dapat tercapai dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tetap terjaga. (rel)

Berita Terkait

Tim Res Narkoba Polres Aceh Tengah Kembali Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu-Sabu Dan Ganja

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 02:29

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:27

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 September 2026 - 02:22

Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 02:18

Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:15

Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sabtu, 19 September 2026 - 01:55

Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:49

Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Selasa, 1 September 2026 - 00:02

Polres Kuantan Singingi Tangkap Konten Kreator TikTok Polda Sitanggang Terkait Dugaan Penghinaan Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 Sep 2026 - 02:27