Bantuan Hidrometeorologi Diduga Ditimbun, Warga Desa Kalasegi Tagih Transparansi Pemerintah Desa

- Team

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:07

40446 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan penimbunan bantuan logistik dan sembako yang seharusnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Hingga pertengahan bulan suci Ramadan, bantuan tersebut belum juga sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Seorang warga Desa Kalasegi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya distribusi bantuan. Ia menuturkan bahwa hingga Sabtu, 7 Maret 2026, bantuan logistik yang dijanjikan pemerintah desa belum juga dibagikan kepada masyarakat. Padahal, menurutnya, kebutuhan warga semakin meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, dan bantuan tersebut sangat diharapkan untuk meringankan beban ekonomi akibat bencana yang melanda beberapa bulan lalu.

Warga tersebut juga menyoroti bahwa bantuan logistik yang berasal dari berbagai pihak, baik individu, swasta, organisasi, maupun pemerintah, justru tertahan di posko dan di rumah salah satu warga yang dijadikan tempat penyimpanan. Ia menilai, penahanan bantuan ini bertolak belakang dengan tujuan awal donasi, yakni untuk membantu dan mengurangi beban finansial masyarakat yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu korban bencana hidrometeorologi di desa tersebut juga menyampaikan harapannya agar setiap bantuan yang masuk dapat segera didistribusikan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan dalam penyaluran bantuan guna mencegah terjadinya penyelewengan atau penggelapan logistik. Menurutnya, penimbunan bantuan yang terjadi saat ini sudah terlalu banyak dan berlarut-larut, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Keberadaan tumpukan logistik di tempat penyimpanan di Desa Kalasegi, menurut warga, dapat dibuktikan melalui foto dan video yang telah diambil sebagai dokumentasi. Ia berharap, bukti-bukti tersebut dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk segera mengambil tindakan.

Warga juga meminta agar pemerintah dan pihak berwenang segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi penyimpanan bantuan di Desa Kalasegi. Mereka berharap, dengan adanya perhatian dan tindakan tegas dari pemerintah, bantuan yang selama ini tertahan dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga tujuan utama dari bantuan tersebut dapat tercapai dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tetap terjaga. (rel)

Berita Terkait

Tim Res Narkoba Polres Aceh Tengah Kembali Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu-Sabu Dan Ganja

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:31

Unit Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:29

Seorang Pria Lansia Diamankan Polsek Berastagi, Tanam Ganja 14 Batang di Ladangan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Demi Keamanan Malam untuk Upaya Cegah Kejahatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

Polsek Munte Gelar Fasilitasi Mediasi – Pelajar Dua Desa Berdamai

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:19

8 Batang Pohon Ganja ditemukan di ladang Warga, Polres Karo Amankan Tersangka HSG

Rabu, 15 April 2026 - 16:48

Seorang Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Karo di Pinggir Jalan Merek–Siantar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:46

Polsek Simpang Empat Gelar Pengamanan Pesta Tahunan di Desa Ndeskati

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:33

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027 : Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

Berita Terbaru