Huntara Rigeb Kecamatan Dabun Gelang Sudah Dapat Ditempati Sebelum Ramadhan

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:45

40141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYOLUES, KRIMINAL 24.COM |  Pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) di Kampung Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, hampir rampung dan ditargetkan sudah dapat ditempati sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Sebanyak 27 kopel atau setara dengan 135 unit Huntara telah berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan bagi warga terdampak situasi darurat atau bencana di wilayah tersebut.

Pembangunan Huntara dimulai dengan pemerataan lahan dan dikerjakan secara intensif sejak hari pertama. Dalam 18 hari kerja, struktur utama seluruh unit sudah berdiri dan hanya menyisakan beberapa bagian untuk proses penyempurnaan akhir. Pengerjaan dilakukan oleh pihak rekanan secara terorganisasi, dengan pengawalan ketat terhadap mutu bangunan dan waktu pelaksanaan agar sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.

Ali Sadikin, selaku rekanan yang menangani proyek pembangunan Huntara, menjelaskan bahwa pihaknya mempercepat proses pembangunan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional untuk segera memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam proses pengerjaan, pihaknya mengerahkan sejumlah tenaga kerja terlatih dan memastikan ketersediaan material bangunan secara berkelanjutan agar tidak mengganggu ritme kerja di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap unit Huntara dirancang untuk dapat menampung satu keluarga dan dilengkapi dengan fasilitas dasar, seperti ventilasi yang memadai dan sistem saluran air sementara, agar dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan selama masa transisi. Meski bersifat sementara, kualitas dan kelayakan bangunan tetap menjadi prioritas utama dalam pengerjaan. Huntara juga disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar agar tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan penghuni.

Pihak pelaksana menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh unit dapat segera difungsikan sebelum Ramadhan, memungkinkan warga untuk menempati hunian dengan tenang dan memulai aktivitas ibadah dengan situasi yang lebih stabil. Kehadiran Huntara ini, selain sebagai wujud tanggap darurat, juga menjadi simbol hadirnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat dalam masa pemulihan pascakejadian.

Warga setempat menyambut positif progres pembangunan yang cepat tersebut, mengingat kebutuhan akan tempat tinggal merupakan prioritas utama. Terlebih, dengan datangnya bulan Ramadhan, banyak warga berharap dapat menjalankan ibadah dengan tenang di lingkungan yang mendukung. Sementara itu, beberapa penyesuaian teknis pada tahap akhir akan terus diawasi sesuai dengan standar, agar kualitas bangunan benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku.

Penyelesaian Huntara di Kampung Rigeb tidak hanya mencerminkan efektivitas kerja sama antara pemerintah dan pihak pelaksana, tetapi juga menunjukkan bahwa dengan koordinasi dan komitmen bersama, penanganan terhadap kebutuhan dasar masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Ke depan, hunian sementara ini diharapkan dapat menjadi pelindung yang memadai bagi warga hingga mereka kembali menempati rumah permanen. (TARMIZI)

Berita Terkait

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Polda Aceh Diminta Turun Tangan
Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa
PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru