Mediasi Gagal, Kasus Fauzan Fadel Muhammad Memanas: Kuasa Hukum Dimas Adi Janji Akan Ungkap Kejutan Selanjutnya

KRIMINAL 24

- Team

Selasa, 24 Juni 2025 - 17:27

40289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta |   Upaya penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi antara Komisaris PT Gema Maritim Energi (GME), Dimas Adi Prayudi, dengan tergugat Fauzan Fadel Muhammad resmi berakhir deadlock. Proses mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Juni 2025, berlangsung dalam suasana yang tegang dan penuh tekanan, tanpa menghasilkan titik temu antara kedua pihak.

Agustinus Nahak, SH, MH, selaku kuasa hukum dari Dimas Adi Prayudi, secara terbuka menyampaikan rasa kecewa terhadap gagalnya proses mediasi tersebut. Ia menyebut bahwa pihaknya telah membawa data dan bukti-bukti kuat yang memperlihatkan dugaan serius terhadap Fauzan Fadel Muhammad, termasuk penggelapan dana perusahaan dalam jumlah yang sangat besar.

“Dalam kasus ini, kami memiliki dokumen dan transaksi yang mengarah pada dugaan pengalihan dana perusahaan ke rekening pribadi Fauzan, serta pengalihan aset berupa rumah mewah. Ini jelas merupakan tindakan melawan hukum,” tegas Agustinus kepada awak media usai mediasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia merinci bahwa nilai kerugian material yang ditanggung kliennya hampir menyentuh Rp10 miliar. Sementara untuk kerugian immateriil, akibat rusaknya reputasi dan kepercayaan mitra terhadap perusahaan, kerugiannya diperkirakan melebihi Rp100 miliar.

“Ini bukan masalah internal biasa, ini menyangkut kredibilitas korporasi nasional yang ikut serta dalam proyek strategis berskala besar,” tambah Agustinus. Ia merujuk pada proyek reklamasi kilang minyak di Tuban, Jawa Timur, yang dijalankan oleh PT GME bersama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Kasus ini juga semakin rumit karena adanya gugatan terpisah dari seorang pengusaha otomotif nasional, Rosalina. Dalam gugatannya, Rosalina menuduh Fauzan melakukan wanprestasi dalam perjanjian pinjaman usaha senilai hampir Rp4,5 miliar. Ia mengklaim telah memberikan pinjaman tersebut untuk pengembangan usaha yang dijanjikan Fauzan, namun hingga kini tidak ada kejelasan pertanggungjawaban maupun pengembalian dana.

Dengan mandeknya proses mediasi, Agustinus menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan perjuangan melalui jalur litigasi. Gugatan akan diteruskan ke tahapan sidang pokok perkara, dan pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah hukum lanjutan, termasuk penyitaan aset dan permohonan bantuan kepada otoritas penegak hukum.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Ada kejutan selanjutnya yang akan kami buka di persidangan, dan publik akan tahu siapa sebenarnya Fauzan Fadel Muhammad,” ujar Agustinus penuh keyakinan.

Pernyataan ini menandai eskalasi konflik hukum yang menyeret nama seorang tokoh muda yang sebelumnya dikenal luas di dunia usaha dan sempat dikaitkan dengan beberapa proyek pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Fauzan Fadel Muhammad belum memberikan keterangan resmi terkait hasil mediasi yang gagal dan tuduhan-tuduhan yang dilayangkan oleh pihak penggugat. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan NPLO Network masih belum mendapatkan respons dari kuasa hukum tergugat.

Masyarakat dan dunia usaha kini menanti kelanjutan proses hukum dari perkara ini. Kasus ini tidak hanya menyita perhatian karena nilai kerugiannya yang fantastis, tetapi juga karena melibatkan sejumlah aktor penting di sektor bisnis nasional, termasuk proyek-proyek vital yang bersinggungan dengan BUMN energi.

Reporter: Tim Investigasi NPLO

Berita Terkait

Buronan Sabu 98 Kilogram Ditangkap BNN Saat Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT
AHY Tak Pernah Minta Bantuan Sony Sonjaya, DPP LPPI Minta Publik Tidak Terprovokasi
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:40

Produksi Ilegal PT Hopson Berulang Kali Terjadi di Gayo Lues, Di Mana Pengawasan yang Dijanjikan?

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:28

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:05

LIRA Desak Penegakan Hukum atas PT Rosin: Tidak Ada Negara di Atas Negara

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:48

Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Polda Aceh Diminta Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Berita Terbaru