Program Koperasi Merah Putih Dinilai Wujud Kepedulian Pemerintah, Khususnya Presiden dan Menkop Koperasi

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 8 Juni 2025 - 19:47

40155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, atas peluncuran dan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Program yang diinisiasi pemerintah ini dinilai mulai memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. Kepala Desa Karamatwangi, Rana Kurnia, AM, menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 100 warga telah terserap dalam berbagai unit usaha yang tergabung di bawah payung Kopdes Merah Putih.

“Alhamdulillah, ada sekitar 100 tenaga kerja yang terserap di Operasi Desa Merah Putih. Ada sekitar 56 karyawan yang bekerja di unit Wigitan. Sisanya tersebar di sektor-sektor usaha seperti kopi, klinik tanaman, hingga budidaya tanaman kentang,” ujar Rana saat ditemui di sela kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Koperasi Merah Putih dan pihak swasta, Senin (9/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda penting hari itu adalah penandatanganan kerja sama antara Koperasi Merah Putih Desa Karamatwangi dengan PT Indofood sebagai offtaker resmi hasil pertanian warga. Kerja sama ini menjawab keresahan lama petani terkait kepastian pasar, khususnya dalam sektor pertanian kentang.

“Satu masalah utama petani kentang adalah tidak adanya kepastian pasar. Tapi dengan adanya kontrak dengan Indofood, kini petani sudah mendapatkan harga tetap yang cukup menarik, yakni sekitar Rp10.300 per kilogram. Ini sangat membantu,” jelas Rana.

Ia juga menyebut bahwa selain harga yang pasti, petani yang tergabung dalam koperasi juga mendapatkan bibit unggul, pendampingan teknis, serta akses terhadap klinik tanaman untuk menjaga kesehatan lahan dan produktivitas.

“Program ini benar-benar menyentuh langsung masyarakat. Ada jaminan harga, jaminan bibit, dan jaminan kualitas tanah. Ini memberi rasa aman bagi petani dan membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan di desa,” tambahnya.

Rana menilai program Kopdes Merah Putih dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa. Melalui koperasi, warga memiliki wadah untuk menyampaikan permasalahan, berdiskusi, dan mencari solusi ekonomi secara bersama-sama.

“Atas nama warga Desa Karamatwangi, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan Bapak Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Budi Arie Setiadi. Program ini membawa harapan baru bagi desa kami,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Sorotan Publik atas Keamanan Internal Polda Metro Jaya, Evaluasi Menyeluruh Dinilai Penting
Menangis di Atas Setir Di Balik Jaket Ojol Ada Perut yang Lapar dan Keadilan yang Sedang Sekarat
Skakmat Permanen: Terbongkarnya Desain Sistemik yang Menjadikan Rakyat Bahan Bakar Mesin Oligarki Global, Ini Kata Fahd A Rafiq
Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional
Publik Nilai Penghargaan Bintang Jasa Utama untuk Kepala BGN sebagai Pengakuan Negara atas Kinerjnya
APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru