Kepsek SMAN 1 Rambah Diduga “Tak Bermoral”, Anggaran Dana BOS Tahun 2024 Diduga “Dimakannya”

- Team

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:12

40185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hulu – Riau – Masyarakat dan orang tua murid di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mendesak aparat penegak hukum (APH) Riau untuk segera menyelidiki dugaan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Rambah, Kisman. Selain itu, masyarakat juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau agar segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah terkait berbagai persoalan yang mencuat di sekolah tersebut.

Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Rambah menjadi sorotan utama setelah investigasi yang dilakukan oleh awak media. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat ketidaksesuaian dalam laporan pertanggung jawaban anggaran dana BOS tahun 2024 yang dilaporkan melalui aplikasi OMSPAN dengan kondisi nyata di lapangan.

Dana BOS untuk tahun 2024 yang dilaporkan mencapai Rp.729.810.000 + Rp.804.050.000, dengan rincian alokasi, salah satunya pada item pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp.287.800.000 dan Rp356.771.100, dinilai tidak wajar. Hasil investigasi media di lapangan menunjukkan bahwa bangunan sekolah masih dalam kondisi baik tanpa adanya tanda-tanda perbaikan yang signifikan, sehingga menimbulkan kecurigaan terkait penggunaan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa bangunan sekolah terlihat masih layak dan tidak menunjukkan adanya pemeliharaan seperti perbaikan furnitur atau fasilitas lainnya. “Kami tidak melihat adanya kegiatan pemeliharaan di sekolah ini. Bangunannya masih bagus, jadi wajar jika kami curiga,” ujarnya.

Lebih lanjut, hasil pengecekan pada aplikasi OMSPAN menunjukkan bahwa alokasi dana BOS di sekolah tersebut diduga diperuntukkan untuk 918 siswa. Namun, jumlah siswa aktif yang sebenarnya dilaporkan mencapai 925 siswa, sehingga angka ini pun menjadi salah satu poin yang diragukan kebenarannya oleh masyarakat.

Selain alokasi pemeliharaan sarana dan prasarana, beberapa pos anggaran lain juga menjadi sorotan, di antaranya:

Pengembangan perpustakaan/pojok baca: Rp.105.288.900

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain: Rp.25.218.000 + Rp.55.600.000

Administrasi kegiatan satuan pendidikan: Rp.248.942.000 + Rp.63.150.000

Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan: Rp.23.100.000 + Rp.105.288.900

Langganan daya dan jasa: Rp.40.000.000

Penyediaan alat multimedia pembelajaran: Rp.125.900.000

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMA Negeri 1 Rambah belum memberikan tanggapan atas dugaan ini. Tim investigasi media berencana untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran dana BOS.

Bersambung…
(Tim Investigasi Media)

Berita Terkait

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak
Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum
Isu Lama Digoreng Tanpa Data Dinilai Tidak Pakai Otak, Sementara Dugaan Pemalsuan dan Narkoba Oknum Lain Tak Pernah Dibahas

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:09

Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 19:06

Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?

Selasa, 21 April 2026 - 14:53

PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:03

Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe

Senin, 16 Maret 2026 - 17:06

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Online Segera Ralat Berita Tendensius yang Menghakimi Bupati HM Salim Fakhry

Senin, 16 Februari 2026 - 12:24

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara

Senin, 16 Februari 2026 - 11:48

Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan

Senin, 16 Februari 2026 - 11:18

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tegaskan Narkoba Musuh Bersama, Ajak Masyarakat Tidak Diam

Berita Terbaru