Dinilai Lomba Cari Pangung, Bara JP Dukung Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:35

40218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPP Bara JP) dukung Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan reshuffle kabinet.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Bara JP Utje Gustav Party melalui Sekjen DPP Bara JP dr. Relly Reagen. Kamis, (6/2/2025) sekira pukul 13.30 Wib melalui jaringan selular.

Reagen menyampaikan jika Presiden Prabowo Subianto segera melaksanakan hak prerogatifnya.
“Sudah sepatutnya Presiden melaksanakan hak progratipnya sebagai penentu arah bangsa jika pembantunya tidak bekerja/singkron dengan program astacita presiden,”sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reagen juga meminta agar Presiden Prabowo Subianto tidak segan untuk mencopot pembantunya di kabinet bila tidak berkiblat ke rakyat.

“Ya.., copot jangan tunggu besok lusa rakyat sudah sulit jangan dipersulit, kebijakan diambil tanpa menghitung dampaknya, masak nunggu Viral dulu,” cetusnya menanggapi kondisi yang saat ini terjadi dimasyarakat, dan meminta agar Presiden Prabowo secepatnya melaksanakan Hak Prerogatifnya sebelum semakin blunder di masyarakat Indonesia.

Reagen juga meminta agar para pembantu Presiden di kabinet jangan lomba cari panggung sehingga kehilangan fungsi dan tugas masing – masing.

“Jangan semua rebutan cari panggung, kan ada juru bicara presiden kalo semua mau jadi artis seperti ini bisa rawan ini,”sebutnya melihat kondisi kabinet dari kaca mata politik saat ini, yang dinilai lebih banyak cari panggung daripada kerja nyata sembari mengatakan jika reshuffle itu merupakan hak prerogatif Presiden.

Sementara ditempat yang berbeda, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait isu rencana reshufle kabinet, ia juga menyerahkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait reshuffle Kabinet Merah Putih.

Dasco yakin Prabowo telah memiliki penilaian terhadap para pembantunya berdasarkan kinerja yang telah diperlihatkan selama 100 hari masa kerja.

“Presiden yang mempunyai hak prerogatif, kita serahkan kepada presiden untuk kemudian setelah 100 hari ini, apakah kemudian melakukan evaluasi atau kemudian membuat langkah-langkah perbaikan di internal,” ucap Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/2).

Sebelumnya, Prabowo menegaskan bakal menyingkirkan pembantunya di kabinet pemerintahan yang tidak benar – benar bekerja untuk rakyat.

Hal tersebut disampaikan Prabowo merespons pertanyaan terkait peluang reshuffle Kabinet Merah Putih usai 100 hari kerja sebagai presiden.

“Begini kita ingin rakyat menuntut pemerintah yang bersih dan benar, yang bekerja dengan benar, jadi saya ingin tegakkan itu,” kata Prabowo usai menghadiri Harlah ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2).

“Kepentingan hanya untuk bangsa rakyat, tidak ada kepentingan lain. Yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat, ya saya akan singkirkan,”tegasnya.

Namun, hingga kini kalimat reshufle/pergantian kabinet belum di realisasikan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Andrew Panjaitan)

Berita Terkait

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Sorotan Publik atas Keamanan Internal Polda Metro Jaya, Evaluasi Menyeluruh Dinilai Penting
Menangis di Atas Setir Di Balik Jaket Ojol Ada Perut yang Lapar dan Keadilan yang Sedang Sekarat
Skakmat Permanen: Terbongkarnya Desain Sistemik yang Menjadikan Rakyat Bahan Bakar Mesin Oligarki Global, Ini Kata Fahd A Rafiq
Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional
Publik Nilai Penghargaan Bintang Jasa Utama untuk Kepala BGN sebagai Pengakuan Negara atas Kinerjnya
APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru