Eratani dan Bank Sulselbar Buka Peluang Pembiayaan Hingga Rp100 Juta untuk Petani melalui KUR dan Pundi Usaha Rakyat

- Team

Kamis, 22 Agustus 2024 - 03:00

40177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 22 Agustus 2024 – PT Eratani Teknologi Nusantara, perusahaan agritech yang fokus pada pemberdayaan petani dari hulu ke hilir, mengumumkan kemitraan strategis dengan Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Bank Sulselbar). Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dwi Zulkarnain, Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar, dan Andrew Soeherman, CEO Eratani, di Makassar. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat akses permodalan bagi petani yang tergabung dalam ekosistem Eratani.

Jajaran Eratani dan Bank Sulselbar meresmikan kerja sama strategis dalam memberikan fasilitas pembiayaan melalui KUR dan Pundi Usaha Rakyat.

Kerja sama ini hadir di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, terutama dalam hal akses permodalan. Bank Indonesia mencatat adanya pertumbuhan permintaan kredit di sektor pertanian hingga kuartal I-2024, dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru mencapai 22,9%. Namun, angka ini masih relatif kecil dibandingkan dengan kebutuhan yang sebenarnya, mengingat peran vital sektor pertanian dalam perekonomian nasional. Sektor ini masih memerlukan dukungan yang lebih besar dan berkelanjutan untuk mengatasi risiko tinggi serta kendala struktural yang terus menghambat akses permodalan yang lebih luas dan inklusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andrew Soeherman, CEO Eratani, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam upaya Eratani untuk memberikan solusi komprehensif kepada petani. “Kerja sama dengan Bank Sulselbar membuka jalan bagi para petani untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau. Kami percaya bahwa dukungan finansial ini akan menjadi motor penggerak bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dwi Zulkarnain, Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar, menambahkan, “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Eratani dalam program ini. Bank Sulselbar berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian sebagai pilar penting dalam perekonomian daerah. Dengan memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pundi Usaha Rakyat (PUR), kami berharap petani di dalam ekosistem Eratani dapat lebih optimal dalam mengembangkan usaha mereka.”

Melalui fasilitas yang tersedia, petani dalam ekosistem Eratani dapat mengakses pembiayaan dengan persyaratan yang lebih ringan dan proses yang lebih cepat. Plafon kredit yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp1,000,000 hingga Rp100,000,000 per petani, disesuaikan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik mereka. Fleksibilitas ini memungkinkan petani untuk menyesuaikan kebutuhan modal kerja mereka dengan skala usaha, baik untuk tahap budidaya maupun pengembangan usaha lebih lanjut, sehingga dapat mengoptimalkan potensi pertanian mereka.

Kemitraan ini tidak hanya diharapkan untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian, tetapi juga untuk memberdayakan petani secara berkelanjutan. Dengan demikian, Eratani dan Bank Sulselbar bersama-sama berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Ekspansi ke NTB, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan dan Perkuat Dampak Sosial
Permintaan Baja Diprediksi Naik Setelah Lebaran, Banyak Kontraktor Mulai Berburu Stok Material
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
Penyebab dan Cara Atasi Jamur Pada Kucing
Makanan yang Bagus untuk Imunitas Kucing
India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS
Mulia Box Luncurkan Koleksi Ramadhan 2026: Solusi Kemasan Premium Low-MOQ untuk UMKM
Tourism India Showcase 2026 Dorong Kolaborasi Pariwisata India–Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru