Kampong Sepadan Wujudkan One Vilage, One Produck Bangkitkan Kegotongroyongan Warga

KRIMINAL 24

- Team

Minggu, 30 Juni 2024 - 18:14

40207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM | Kampong Sepadan “Satu Desa Satu Produk” Yang digagas Kelompok Tani berkat dukungan Supardi Kepala Kampong Sepadan yang mengiginkan kedepannya daerah Sepadan produksi tanaman pangan untuk menanam Tanaman produktif jenis Buah Matoa, serasa bangkitkan semangat kegotongroyongan desa. (29/06/2024).

Tanaman Multi Fungsi dan serbaguna(MPTS) Buah Matoa tersebut, dibangun mulai Bangunan Naungan, pembenihan, pemeliharaan pemupukan dan penanaman. Harapan pemerintah desanya, dari kegiatan ini, “selain desa Sepadan Yang mayoritas petani Sawit, namun masyarakatnya juga secara sukarela memanfaatkan ruang lahan yang kosong untuk dapat berproduksi ‘DESA penghasil Buah Matoa.’ Dua fungsi yang nyata dari Pencapaian yang diharapkan kelompok taninya, bahwa penanaman Buah Matoa selain berfungsi sebagai penghasil buah secara ekonomis, juga berfungsi ganda untuk ekologi menjaga lingkungan kampong lestari.” Ujar Supardi Kepala Desa Sepadan yang dikenal sahabat masyarakatnya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program One Village One Produck merupakan pengembangan potensi suatu wilayah untuk menghasilkan satu produk lokal yang khas untuk menggali dan inovatif kreatif lokal yang bersifat unik dan khas desa nantinya.” Kata Kepala desa Sepadan Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam menjelaskan.

Terlihat selama proses pembangunan Naungan, pembenihan, dan pembibitan di lokasi Kebun Bibit, seperti pengisian Polibet, penaburan benih, pagar, melibatkan banyak masyarakat berswadaya, bergotongroyong dan memberdayakan masyarakat kampong sekitarnya dari kelompok tani masyarakat Sepadan itu. Manfaat dari kegiatan ini juga tampak mengurangi angka pengangguran desa untuk penguatan tanaman pangan. //
Mr. Padang**

Berita Terkait

“Tanda Tangan Disiasati, Uang Rakyat Diduga Dikorup! Skandal JADUP Siperkas Kian Membara
Kaca Mobil Wartawan Pecah Dilempar OTK, Penegakan Hukum Diperkuat
Surat Terbuka tentang Lae Mbetar yang Tak Lagi Tenang: Sebuah Seruan untuk Menegakkan Kedisiplinan dan Kemanusiaan
Dari Warung ke Ruang Sunyi: Fitnah Abdul Malik Membunuh Nafkah Pelan-Pelan
Fitnah Tempat Maksiat Berujung Pelaporan, Bu Suriani Subulussalam Tempuh Jalur Polisi
Perubahan Nyata di Subulussalam: Rumah Warga Miskin Dibedah, Harapan Baru Tumbuh Bersama Kodim 0118
Dana Desa Diduga Dijadikan Alat Transaksi oleh Oknum Kecamatan, Publik Desak APH Bongkar Dugaan Korupsi Sistematis
Wartawan SPJ Tuding Ketua AWNI Subulussalam ‘Sok Berpihak’ pada Pemerintah Desa

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57

Gerakan Kebangsaan: Survei Sanksi Adalah Perintah Negara, Bukan Sekedar Ritual Administrasi untuk PT Rosin

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35

Dari Limbah Hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Dipersepsikan Seolah Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:49

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 28 April 2026 - 20:55

Masalah Izin yang Belum Tuntas Membuat PT Rosin Trading Internasional Terus Didesak Untuk Diperiksa

Minggu, 26 April 2026 - 15:40

PT Rosin Internasional dan Pertanyaan Besar soal Pengelolaan Limbah di Gayo Lues

Kamis, 23 April 2026 - 12:48

Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 17:27

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Selasa, 14 April 2026 - 12:48

Pengadilan Negeri Blangkejeren Menjadi Panggung Uji Keadilan, Rabusin Soroti Penegakan Hukum Agraria

Berita Terbaru