Demokrasi Redup, Temu Ilmiah Para Guru Besar Se-Jabodetabek, Suraya Afiff: Kita Terus Berjuang Kampus Harus Bergerak

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:19

40194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sejumlah Guru Besar dan Aliansi Mahasiwa menghadiri diskusi Menegakkan Konstitusi Memulihkan Peradaban Bangsa dan Hak Kewargaan di Gedung Imeri Fakultas Kedokteran UI – Salemba, Jakarta Pusat. Kamis, (14/03/2024).

Seperti diketahui, melalui berbagai kajian, riset, dan diskusi publik dari banyak kalangan termasuk para ilmuwan dan gerakan masyarakat sipil secara inter-dan-transdisiplin, nampak bahwa Indonesia saat ini sudah berubah dari negara hukum menjadi negara kekuasaan, melalui berbagai cara, dengan segala dampaknya yang berat bagi masyarakat luas saat ini dan di masa-masa yang akan datang.

Guru Besar UI Profesor Harkristuti Harkrisnowo dalam sambutannya mengingatkan bahwa acara tersebut bukan sekadar bersuara, tapi ingin suara tersebut bisa didengar supaya pemerintahan berjalan dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut digelar untuk mengingatkan lagi api demokrasi yang mulai redup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Republik ini sedang memasuki episode krisis peradaban (etika, nilai, dll), kerapuhan sistem politik, hukum beserta institusinya, sehingga berdampak pada pelemahan bidang-bidang penting bagi publik seperti pendidikan, kesehatan, sosial-budaya dan kerusakan lingkungan, serta tidak terdukungnya kegiatan penelitian dalam bidang sains, teknologi dan humaniora. Ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia semacam mengalami stagnasi. Di saat yang sama, kebijakan-kebijakan pemerintah sering kali mengabaikan kritik dan masukan dari kaum intelektual.

Oleh karena itu Para Tokoh, intelektual, dan Guru Besar dari kampus perlu mendiskusikan bersama, kemudian memberi solusi yang penting bagi pemulihan dan masa depan bangsa ini.

Sementara itu, Suraya Afiff, Dosen Antropologi Fisip UI menyampaikan, ” Saya senang sekali dengan diskusi kali ini dihadiri oleh Guru Besar dan akademisi dari berbagai kampus, kita semua berkomitmen terus berjuang untuk menyuarakan panggilan moral karena demokrasi kita yang saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, agar ke depannya suara gabungan dari berbagai elemen bangsa yang peduli dengan kondisi demokrasi kita saat ini baik itu di masyarakat sipil, kampus, dan pihak lainnya dapat saling bekerja sama demi untuk kepentingan seluruh masyarakat di Indonesia.

Kemudian, rangkaian acara dilanjutkan dengan para pembicara dari berbagai perwakilan kampus. Analisis akademik dan keilmuan itu diikuti oleh Prof. Harkristuti Harkrisnowo (UI), Prof. Sulistyowati Irianto (UI), Prof. Arie Fahrial Sjam (UI), Prof. Hariadi Kartodiharjo (IPB University), Prof. Andreas Santoso (IPB University), Prof. Hafid Abas (UNJ), Prof. Franz Magnis Soeseno (STF Driyarkara), Prof. Dwi Kristanto (STF Driyarkara), Faisal Basri (UI), Prof. Ma’mun Murod (UMJ), Prof. Saiful Mujani (UIN Syarif Hidayatullah), Bivitri Susanti (STH Jentera), Ubedilah Badrun (UNJ) dan Usman Hamid (Universitas Trisakti). Selain itu, perwakilan mahasiswa dari UI, IPB, dan UNJ juga turut hadir.

Berita Terkait

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
KAKI Jatim Soroti Gaji Wantimpres Rp 1,9 Miliar per bulan, Jangan Jual Rakyat Demi Kepentingan Pejabat
Ribuan Jiwa Terselamatkan, Pengamat Puji Gebrakan Polres Cimahi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis
Meritokrasi dan Netralitas TNI Jadi Sorotan, Ketua KAKI Jatim Dukung Gatot Nurmantyo
Buronan Sabu 98 Kilogram Ditangkap BNN Saat Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru