Dinas Kesehatan Tanah Karo Agar Berikan Sanksi Kepada ASN Yang Tidak Masuk Dinas di Puskesmas Laubaleng

KRIMINAL 24

- Team

Kamis, 13 Juli 2023 - 13:10

40310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH KARO, KRIMINAL 24 COM. Berdasarkan desah-desus dari masyarakat bahwa Seorang Oknum ASN di Desa Laubaleng, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo yang berinisial ( AWT ).

Seorang oknum ASN Inisial AWT seorang pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai sopir Ambulance sudah lama tidak masuk kerja dari tahun ketahun, untuk itu perlunya pihak dari Dinas Kesehatan untuk memberikan sanksi kepada pihak oknum sehingga tidak akan menjamur kepada orang lain.

Karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 31 Agustus 2021. Aturan ini, di antaranya mengatur hukuman atau sanksi disiplin jika PNS melanggar kewajiban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun beberapa sanksi yang sudah di atur di dalam peraturan pemerintah sesuai undang-undang kepada oknum ASN. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif.

Selama 28 hari kerja atau lebih dalam 1 (satu) tahun
Pemberhentian sebagai PNS jika tidak masuk kerja secara terus-menerus selama 10 hari kerja. Pemberhentian dilakukan tidak dengan hormat.

Penurunan jabatan satu tingkat selama 12 bulan jika bolos selama 21-24 hari setahun
Tidak masuk selama 25-27 hari setahun, ASN dibebaskan dari jabatan pelaksana selama 12 bulan
Untuk sanksi sedang, berupa pemotongan tunjangan kinerja (tukin):

PNS yang tidak masuk kerja 11-13 hari dalam satu tahun, akan dikenakan pemotongan tukin 25 persen selama 6 bulan
Sanksi pemotongan tukin 25 persen selama 9 bulan untuk PNS yang bolos 14-16 hari setahun.

Bagi abdi negara yang bolos 17-20 hari, pemerintah akan memberi sanksi pemotongan tukin 25 persen selama 12 bulan
Sementara sanksi ringan berupa teguran baik lisan maupun tertulis

PNS yang tidak masuk selama 3 hari dalam setahun diberi teguran lisan
Teguran tertulis dilayangkan kepada PNS yang bolos 4-7 hari setahun
PNS yang tidak masuk 7-10 hari diberi surat pernyataan tidak puas.

Terakhir, Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak masuk tanpa alasan sah dan melanggar aturan jam kerja selama 10 hari kerja diberi sanksi tambahan. Pemerintah akan menyetop pemberian gaji sejak bulan berikutnya.

Berkat informasi yang dihimpun dari masyarakat beberapa tim dari Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia ( Kab.Karo PWDPI ) mengkonfirmasi di Puskesmas Laubaleng pada tanggal (27/06/2023).

PLH Kepala Puskesmas ( Kapus ) Arianti Laubaleng mengatakan kepada tim memang benar sudah lama tidak masuk dinas oknum berinisial AWT bahkan dibeberkan kepada tim bahwa sudah pernah di suratin kepada yang bersangkutan tidak pernah di indahkan oleh oknum ASN,” Jelasnya Arianti

Tak berselang lama, Arianti menambahkan pada jaman (Alm) dr. Arjuna Ginting sudah pernah menyurati Kadis Kesehatan tidak ada jawaban.

Hal Ini, sungguh disayangkan yang mana seharusnya pejabat publik ini, seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tapi beda halnya dengan yang di alami oleh Puskesmas yang berada di Desa Laubaleng ini Oknum tidak pernah menjalankan tugasnya sebagai driver Ambulance.

Kemudian Tim dari PWDPI konfirmasi kepada Adi Wicaksana Tarigan Absensi yang sudah lama tidak masuk dinas dari tahun ketahun mengatakan saya tidak ada pernah di panggil kekantor, terus padahal saya siap di panggil 24 jam hadir karena saya bukan staf yang harus standby terus di Puskesmas dengan nada arogan kepada Tim PWDPI,”b tuturnya Adi Wicaksana Tarigan

Awak media (KAPERWIL SUMUT) KRIMINAL 24 COM ikut juga dari Tim meminta tanggapan kepada Ketua DPC PWDPI Kab. Karo mengatakan kepada awak Media memohon kepada yang berkompeten tersebut, untuk mengambil tindak keras kepada oknum tersebut, yang mana telah merugikan negara dengan memakan gaji Buta. Ketua DPC PWDPI KAB.KARO. Berto Tarigan.

Awak media dari KRIMINAL 24 COM konfirmasi kepada kepala Dinas melalui sambungan telepon di sebuah via aplikasi WhatsApp mengatakan saya akan konfirmasi kepada PHL Kapus Laubaleng. Hari Rabu ( 12/07/2023 ).

Tim dari Investigasi Dari PWDPI Yanto Lase dari Media KRIMINAL 24 COM bersama Ketua DPC PWDPI berkunjung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Karo. Konfirmasi terkait diduga adanya oknum ASN yang tidak masuk kerja di Desa Laubaleng bertemu dengan Sekdis Bapak Mardi Purba.

Yanto mengkonfirmasi kepada Sekdis kesehatan Karo bahwa adanya informasi dari masyarakat di Desa Laubaleng bahwa Oknum ASN sudah bertahun-tahun tidak masuk kerja sebagai supir Ambulance.

Sekdis mengatakan terimakasih banyak atas informasi dari masyarakat yang di sampaikan oleh rekan-rekan kami terkait bahwasanya ada oknum ASN yang tidak masuk tugas di desa Laubaleng, Sekdis menjelaskan belum pernah ada laporan atau aduan dari Kapus lama mau pun yang PHL Kapus yang sekarang,” tuturnya Sekdis Kes kepada awak media

Mardin Purba menambahkan pada jamannya Alm dr Arjuna Ginting sebagai Kepala Puskesmas Laubaleng belum pernah menyurati kami,,,,,,karena belum ada tembusan untuk di Dinas Kesehatan makanya kami belum bisa memberikan sanksi teguran kepada yang bersangkutan,” jelasnya Mardin Purba.

Memang tidak baik juga anggota kami walaupun bukan staf di puskesmas seharusnya sebagai petugas berkompeten itu seharusnya standby di Puskesmas pada saat jam kerja, apa lagi beliau ini lebih dibutuhkan di puskesmas karena beliau supir Ambulance

( Bangunta Sembiring ).

Berita Terkait

Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Karo 2025–2030, Bupati Harapkan ASN Semakin Profesional
Polres Tanah Karo Terima Tim Itwasda Polda Sumut Dalam Audit Kinerja Tahap I
Bupati Karo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo Penyampaian Laporan Hasil Reses 1 Tahun Sidang II Tahun 2026
Peringatan Hari Jadi Karo Ke – 80
Polres Tanah Karo Tanam Jagung Serentak Dukung Program Swasembada Pangan
Peringati Hari Jadi Karo Ke – 80 Forkopimda Tabur Bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe
Baranews Grup Ucapkan Rasa Kehilangan atas Wafatnya Brito Sentiasa Manik, Sosok Teladan di Media
Polres Tanah Karo Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:15

Menangis di Atas Setir Di Balik Jaket Ojol Ada Perut yang Lapar dan Keadilan yang Sedang Sekarat

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:46

Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:11

Publik Nilai Penghargaan Bintang Jasa Utama untuk Kepala BGN sebagai Pengakuan Negara atas Kinerjnya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:17

APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:43

Wujudkan Jaminan Kesehatan, Bupati Karo Terima Penghargaan UHC Award 2026

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:38

Desa Banggae Raih Peringkat ke-2 Nasional Pengguna Aktif DigiDes

Senin, 29 Desember 2025 - 04:20

Danramil 1426-04/Galesong Pimpin Kerja Bakti Bersama Warga Bersihkan Saluran Air

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:01

PCN Deklarasikan Samsuri sebagai Capres RI 2029, Dorong Politik Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!