Ketua Umum Formades Sindir Kades Tading Ni Ulihi: Kalau Tak Mau Dikritik, Jangan Kelola Dana Desa

- Team

Minggu, 25 Mei 2025 - 08:05

40263 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Dugaan pelaporan Ketua DPC Forum Membangun Desa (Formades) Aceh Tenggara ke aparat penegak hukum oleh oknum Kepala Desa Tading Ni Ulihi, Kecamatan Deleng Pokhisen, memicu reaksi keras dari Ketua Umum Formades, Junaidi Farhan. Ia menilai tindakan kepala desa tersebut sebagai bentuk kepanikan yang justru mengindikasikan ketidaksiapan menerima pengawasan publik.

Menurut Junaidi, laporan tersebut justru memperkuat dugaan bahwa ada yang ingin menghindar dari sorotan atas penggunaan Dana Desa. Padahal, kata dia, kontrol sosial adalah bagian dari sistem demokrasi yang dilindungi oleh undang-undang.

“Jika kepala desa merasa terganggu dengan fungsi kontrol sosial, itu pertanda buruk bagi akuntabilitas. Dana Desa adalah uang publik, bukan milik pribadi. Maka setiap orang punya hak untuk mengawasi, termasuk lembaga seperti Formades,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Formades, tambah Junaidi, bukan lembaga abal-abal. Mereka menerima berbagai laporan masyarakat yang disertai dokumen atau informasi awal terkait dugaan penyimpangan dalam pembangunan desa. Salah satunya menyasar proyek-proyek di Desa Tading Ni Ulihi, yang oleh warga setempat dicurigai menyimpang dari aturan pelaksanaan.

Namun alih-alih membuka diri terhadap klarifikasi dan transparansi, oknum kades justru mengambil langkah melaporkan aktivis pengawas ke aparat hukum. Bagi Junaidi, ini adalah upaya untuk membungkam suara kritis.

“Kalau tidak ada yang disembunyikan, mengapa buru-buru lapor ke aparat? Kenapa tidak buka data pembangunan di hadapan publik saja? Justru sekarang masyarakat bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di balik sikap defensif seperti itu,” ujar Junaidi.

Ia pun mengimbau seluruh pengurus DPC Formades di Aceh Tenggara untuk tidak gentar menghadapi tekanan. Menurutnya, tugas utama organisasi adalah mengawal agar Dana Desa benar-benar digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya kelompok tertentu.

Formades, kata dia, akan terus mendukung warga yang aktif melaporkan dugaan penyelewengan. Bahkan jika diperlukan, mereka siap membawa data-data temuan ke ranah hukum agar diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Saya tegaskan kepada seluruh pengurus dan masyarakat, jangan takut. Kawal terus Dana Desa di lingkungan masing-masing. Jika ada penyimpangan, laporkan. Dan pastikan laporan itu terus dikawal sampai tuntas,” katanya.

Junaidi juga menyampaikan bahwa peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengawasi perencanaan hingga pelaksanaan program desa. Ia mengajak publik untuk tidak diam, karena diam hanya akan memberi ruang bagi penyalahgunaan.

“Bagi kepala desa, jika tidak siap dikritik, maka jangan pegang uang negara. Dana Desa itu bukan warisan. Itu uang rakyat. Dan setiap rupiahnya wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka,” pungkas Junaidi. (TIM)

Berita Terkait

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati
Sat Narkoba Polres Agara Amankan 11 Paket Ganja Seberat 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:35

Tim Lingkaber Polres Karo Gencarkan Patroli Malam, berupaya Antisipasi Kejahatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10

Bupati Karo Sambangi Kejati Sumut, Perkuat Sinergi dengan Adhyaksa

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10

Tiga Pria Diduga Pengedar Shabu Diciduk Kepolisian di Lapangan Bola Kaki Tigapanah, Lima Paket Narkotika Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 00:42

Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Satresnarkoba Polsek Juhar Amankan Tiga Warga

Senin, 8 Juni 2026 - 00:41

Polres Karo Ungkap Dua Kasus Pembunuhan Berencana dan Tegaskan Maksimalkan Berantas Kejahatan

Senin, 8 Juni 2026 - 00:40

Pria Asal Pematang Siantar Diciduk Unit Satresnarkoba Polres Karo, Ditemukan Simpan Sabu di Kamar Mandi Ladang

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:37

Bupati Karo Antonius Ginting Hadiri Pesta Pembangunan Gedung Gereja GKPS Syaloom Kabanjahe

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:30

Polres Karo, Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Warga di Dua Desa, Situasi Tetap Kondusif

Berita Terbaru