Kriminal24.com-dinas PUPR Aceh Tenggara memasang Jembatan Bailey untuk akses warga di 3 kecamatan. Sebelumnya, jembatan penghubung kecamatan lawe alas dan kecamatan Babussalam serta darul hasanah, oprit jembatan yang di hatam banjir beberapa bulan yang lalu, untuk sementara pihak dinas yang terkait melakukan pemasang jembatan Bailey supaya masyarakat sangat mudah untuk menguluarkan hasil buminya.senen 29/01/24.
Kepala dinas PUPR. Aceh Tenggara.Sadli ST mengatakan,pemerintah kabupaten Aceh Tenggara sudah memerintahkan untuk memasang Jembatan Bailey mbarung, oprit Jembatan mbarung yang mengalami kerusakan akibat banjir beberapa bulan yang lalu dan membuat warga susah untuk melintasi jalan.
Kata tambah dari sujarno ST pada senen 29/01/24 di lokasi jembatan mbarung di Aceh Tenggara ada beberapa oprit jembatan yang hancur di terjang banjir pada akhir tahun 2023 yang lalu, seperti oprit jembatan Natam dan oprit jembatan mbarung, oprit jembatang pantai dona.Dan oprit jembatan natam sudah selesai di perbaiki oleh dinas PUPR Agara.
“Namun jembatan pantai dona untuk saat ini belum juga di perbaik, direncanakan jembatan pantai dona akan di buat penambahan jembatan rangka baja lagi apabila usulan tidak dapat dinas PUPR akan membuat oprit dengam membuat jembatan setengah lingkaran untuk pelimpahan air sungai apabila meningkatnya debit air , kembali.Jelasnya.

Pemasangan jembatan Bailey di desa mbarung di buat untuk sementara agar masyarakat mudah untuk melintas,selama ini masyarakat 3 kecamatan untuk membawa hasil bumi melalui jembatan silayakh dan selama ini warga mbarung membuat jembatan darurat agar anak sekolah supaya bisa melintasi untuk sekolah,” jelas jarno,pada kriminal24.com.senen 29/01/24.
Untuk konstruksi jembatan, spesifikasi Bailey 8 panel dengan panjang 24 meter dan lebar 4,5 meter serta tinggi 1,7 meter,” jelasnya.
Semoga dapat diselesaikan secepatnya, sehingga dapat membantu akses jalan masyarakat.(M,jeni)








































