Dugaan Markup Buku Menguat, Disdik Takalar Lempar Tanggung Jawab

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:56

40269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Dugaan markup pengadaan Buku Amalia Ramadhan di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar kian menguat dan memantik sorotan publik. Namun hingga kini, dinas terkait belum memberikan klarifikasi terbuka dan komprehensif terkait dasar penetapan harga buku yang diduga jauh di atas harga pasar.

Alih-alih menjawab secara struktural, pihak dinas justru diduga mengarahkan awak media untuk melakukan klarifikasi langsung ke kepala sekolah satu per satu. Langkah tersebut dinilai tidak relevan secara administratif dan terkesan sebagai upaya melempar tanggung jawab, mengingat pengadaan buku sepenuhnya berada dalam kewenangan dinas, mulai dari perencanaan hingga penentuan harga satuan.Kamis(26/2/2026)

Fakta di lapangan menunjukkan, saat awak media mengonfirmasi langsung ke sejumlah kepala sekolah, sebagian besar memilih bungkam. Tidak ada penjelasan terkait mekanisme pengadaan, dasar penetapan harga, maupun keterlibatan sekolah dalam proses belanja buku tersebut. Sikap diam ini justru memperkuat dugaan adanya pola tutup mulut yang sistematis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara hukum, apabila terbukti terjadi penggelembungan harga yang merugikan keuangan negara, maka perbuatan tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Penyalahgunaan kewenangan dan pengaturan harga yang tidak wajar dapat berujung pada sanksi pidana berat bagi pihak yang bertanggung jawab.

Selain itu, sikap tertutup dan tidak transparan dalam memberikan informasi publik juga berpotensi melanggar Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik serta Undang-Undang Pers. Atas kondisi ini, publik mendesak aparat pengawas dan penegak hukum segera turun tangan melakukan audit investigatif agar dugaan penyimpangan anggaran pendidikan ini tidak dibiarkan berlarut dan mencederai kepercayaan masyarakat.

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Cekcok Gara-gara Asap Rokok, Pria di Aceh Tengah Diamankan Polisi
Buronan Sabu 98 Kilogram Ditangkap BNN Saat Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp890 Miliar
Joni Sitepu: Jangan Biarkan Korporasi Besar Menguasai Tanah Rakyat Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
Dua Pria Terduga Pelaku Pungli Amankan Polsek Berastagi, di Jalur Wisata Air Panas Doulu
Tiga Pria Diduga Pengedar Shabu Diciduk Kepolisian di Lapangan Bola Kaki Tigapanah, Lima Paket Narkotika Diamankan
Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Satresnarkoba Polsek Juhar Amankan Tiga Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01

Buronan Sabu 98 Kilogram Ditangkap BNN Saat Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:25

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap

Senin, 15 Juni 2026 - 04:59

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:49

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:49

AHY Tak Pernah Minta Bantuan Sony Sonjaya, DPP LPPI Minta Publik Tidak Terprovokasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:53

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:19

Himlab Raya Jakarta: Bupati Labusel Layak Diakui sebagai Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:01

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Berita Terbaru

DAERAH

Camat Kresek Jemput Aspirasi, Sapa Warga Sondol

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:00