Takalar, Kriminal24.com – Pemerintah Kecamatan Manggarabombang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini ditandai dengan pelantikan Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Manggarabombang dan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan oleh Camat Manggarabombang, Mappaturung, S.Sos., AKP, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi peran strategis TP PKK dan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) sebagai ujung tombak pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di tingkat desa dan kelurahan, khususnya dalam percepatan pencegahan stunting dan penguatan pendidikan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Camat Mappaturung menegaskan bahwa TP PKK dan Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi sangat bergantung pada kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
“TP PKK dan Bunda PAUD bukan pelengkap pemerintahan. Pokja harus menjadi garda terdepan dalam membina keluarga, mencegah stunting, serta menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini. Program kerja harus nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Mappaturung, S.Sos,Akp,.
Ia menekankan agar setiap Pokja mampu menjalankan fungsi dan tugasnya secara maksimal. Pokja I diarahkan fokus pada pembinaan mental dan spiritual keluarga, Pokja II pada peningkatan pendidikan, keterampilan, dan ekonomi keluarga, Pokja III pada ketahanan pangan dan sandang berbasis potensi lokal, serta Pokja IV pada kesehatan keluarga, lingkungan hidup, dan percepatan penurunan stunting.
Camat,manggara bombang.Mappaturung, S.Sos.,Akp, juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi antara PKK, puskesmas, KUA, lembaga pendidikan, dan pemerintah desa menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri dan mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kecamatan Manggarabombang yang baru dilantik, Kartina Syahrir, S.Pd., M.Pd, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk menggerakkan seluruh jajaran TP PKK dan Pokja secara aktif, progresif, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK akan dijalankan secara terintegrasi dengan memperkuat peran kader hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Fokus utama kami ke depan adalah kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, penguatan pola asuh, serta peningkatan kualitas layanan PAUD. PKK tidak boleh berjalan sendiri. Kolaborasi dengan puskesmas, KUA, dan satuan pendidikan menjadi keharusan agar program benar-benar memberi dampak nyata,” ujar Kartina Syahrir, S.Pd.,M.Pd.
Ia juga menegaskan bahwa peran kader PKK akan diperkuat sebagai ujung tombak pendampingan keluarga, terutama dalam edukasi gizi, kesehatan lingkungan, serta pembinaan karakter anak sejak usia dini.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan ini turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Manggarabombang yang menyatakan komitmen penuh mendukung program TP PKK dan Bunda PAUD, khususnya dalam pelayanan kesehatan dasar, penyuluhan gizi, serta pendampingan keluarga berisiko stunting. Sementara itu, perwakilan KUA Manggarabombang menekankan pentingnya pembinaan keluarga dari aspek moral dan spiritual sebagai fondasi ketahanan keluarga yang berkelanjutan.
Pelantikan pengurus TP PKK dan pengukuhan Bunda PAUD ini diharapkan menjadi titik awal kerja nyata yang berkesinambungan. Pemerintah Kecamatan Manggarabombang menegaskan akan melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program TP PKK dan Pokja, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Nakku JAGUAR)








































