Medan —
Komitmen memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan terus ditunjukkan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Perempuan Kelas IIA Medan, Rahayu Setyoreni, menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut pembentukan 6 Balai Pemasyarakatan (Bapas) baru di Sumatera Utara.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, dan dilaksanakan berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-551 tanggal 12 Desember 2025 tentang Langkah-Langkah Pembentukan 100 Balai Pemasyarakatan Baru secara nasional.
Dalam rapat koordinasi itu, dibahas secara komprehensif sejumlah langkah strategis yang harus dipersiapkan, mulai dari koordinasi lintas pemerintah daerah, kesiapan lahan dan infrastruktur, pemenuhan sumber daya manusia, hingga dukungan anggaran guna memastikan pembentukan Bapas baru berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, menegaskan bahwa pembentukan Bapas baru merupakan bagian penting dari transformasi pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan publik yang profesional dan humanis.

“Pembentukan Balai Pemasyarakatan baru ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan pemasyarakatan, sekaligus memperkuat pengawasan, pembimbingan, serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi warga binaan,” tegas Yudi.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Utara dan dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara Lantai 2, serta daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Keikutsertaan Karutan Perempuan Medan dalam rapat ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan strategis Ditjenpas dalam memperluas jangkauan layanan pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat fungsi pembimbingan dan reintegrasi sosial warga binaan.(AVID/rel)
Tagar:
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#ruperdanbersinar
#guardandguide








































