Karo – KRIMINAL 24 COM. – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting., Sp. OG., M.Kes., secara virtual hadir dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari ruang Karo Command Center, pada hari Rabu, 07 Januari 2026, di Kantor Bupati Karo, Jalan Letjend Djamin Ginting, nomor : 17, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Sejumlah unsur Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait turut hadir bersama Bupati Karo, dalam kegiatan ini juga menampilkan demo drone pertanian, alsintan otomatis, dan pompa otomatis secara virtual.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke sawah di daerah Karawang untuk memimpin panen raya padi, sekaligus menegaskan swasembada pangan dan arah pembangunan pertanian nasional yang bertumpu pada modernisasi, mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi.
Dalam acara Panen raya padi di Karawang ini juga dirangkaikan dengan Pengumuman Swasembada Pangan, yang menandai capaian strategis sektor pertanian nasional sebagai hasil kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani di seluruh Indonesia.
“Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya, saya diundang panen raya dan pengumuman resmi bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Republik indonesia, Prabowo Subianto, juga menyaksikan panen di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, yang merupakan bagian dari sentra produksi nasional. Panen dilakukan menggunakan teknologi combine harvester yang memungkinkan proses panen dilakukan lebih cepat, menekan kehilangan hasil, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.
Selain itu, teknologi yang telah disebarluaskan dan diadopsi oleh petani juga terlihat dari varietas unggul padi Inpari 32. Benih padi yang dikembangkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, ini memiliki potensi hasil 8,42 ton per hektare, sebuah teknologi pengungkit produksi padi nasional. Presiden Republik indonesia, Prabowo Subianto, mendorong agar ke depan varietas unggul padi terus dikembangkan untuk menghasilkan produktivitas hingga 15 ton per hektare.
Tidak hanya panen raya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga menyaksikan demo alat dan mesin pertanian (alsintan), di antaranya drone, dan pompa air, serta hilirisasi pertanian. Berbagai teknologi tersebut merupakan faktor pendorong peningkatan produksi untuk swasembada pangan berkelanjutan.
(Bangunta Sembiring).








































