Takalar – Kriminal24.com | Pemerintah Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, menggelar rapat koordinasi menjelang pergantian tahun sebagai langkah awal dalam menyusun dan memantapkan arah kebijakan serta program kerja tahun 2026. Rapat dipimpin langsung oleh Lurah Mangadu dan dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas (Bimmas), Ketua LPM, serta sejumlah aparat dan unsur kelembagaan kelurahan lainnya, Selasa (30/12/2025).
Turut hadir dalam rapat tersebut seluruh perangkat kelurahan, ketua RT/RW, kepala lingkungan, imam lingkungan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran unsur TNI–Polri dan lembaga kemasyarakatan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.
Dalam arahannya, Lurah Mangadu menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat, guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera. Evaluasi program tahun berjalan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan prioritas pembangunan tahun 2026 agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus pembahasan adalah rencana patroli rutin di seluruh wilayah Kelurahan Mangadu. Patroli ini akan melibatkan aparat kelurahan, RT/RW, kepala lingkungan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan pasca pergantian tahun.
Selain itu, rapat juga membahas rencana kenaikan insentif atau gaji imam lingkungan dan kepala lingkungan sebesar 50 persen pada tahun 2026. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi imam dan aparat lingkungan dalam menjaga keharmonisan sosial, pembinaan keagamaan, serta pelayanan masyarakat.
Agenda lainnya mencakup penguatan Koperasi Merah Putih dan pembahasan arah serta prioritas anggaran kelurahan ke depan. Lurah Mangadu berharap melalui rapat koordinasi ini terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dan pelayanan masyarakat pada tahun 2026 dapat berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan.
(Nakku JAGUAR)








































