Takalar, Kriminal24.com – Kecamatan Mangarabombang menggelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting sebagai bentuk komitmen bersama dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Mangarabombang dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas Mangarabombang (Kapus Marbo), serta para pejabat dan pemangku kepentingan terkait.
Mini lokakarya ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan stunting. Dalam sambutannya, Camat Mangarabombang menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang solid antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat,Senin(29/12/2025)-
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek dan Danramil Mangarabombang menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program percepatan penurunan stunting. Keduanya menyatakan kesiapan jajaran masing-masing untuk terlibat aktif dalam pendampingan, pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat, agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Mangarabombang memaparkan kondisi terkini stunting di wilayah Mangarabombang beserta berbagai upaya intervensi yang telah dan sedang dilakukan. Ia menekankan pentingnya peningkatan edukasi gizi, pendampingan ibu hamil dan ibu menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Melalui mini lokakarya ini, seluruh pihak yang hadir bersepakat untuk memperkuat komitmen dan sinergi bersama dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Mangarabombang. Pemerintah kecamatan berharap, kegiatan ini menjadi langkah konkret dan berkelanjutan dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
(Nakku JAGUAR)








































