BLANGKEJEREN, 17 November 2025 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, H. Ali Husin, memimpin jalannya rapat paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Senin (17/11/2025). Sidang yang digelar di ruang utama Gedung DPRK Gayo Lues tersebut menjadi agenda penting dalam masa sidang ketiga, sekaligus menandai dimulainya tahapan krusial dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Gayo Lues untuk tahun mendatang.
Rapat paripurna dihadiri oleh jajaran lengkap unsur pemerintahan daerah, di antaranya Sekretaris Daerah, para asisten, kepala dinas, pimpinan badan dan kantor, serta seluruh anggota DPRK. Tingkat partisipasi yang tinggi dari seluruh unsur pemerintah menunjukkan besarnya perhatian terhadap proses perencanaan anggaran, sekaligus menggambarkan komitmen bersama untuk mewujudkan program-program pembangunan yang terukur dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Ketua DPRK H. Ali Husin menekankan bahwa perumusan Rancangan KUA–PPAS bukan semata sebagai rutinitas tahunan, namun merupakan bagian strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Ia menyampaikan bahwa pembahasan KUA–PPAS bukan sekadar menyusun angka, melainkan menyusun peta jalan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“KUA–PPAS adalah cerminan dari prioritas pembangunan yang akan kita dorong bersama dalam satu tahun ke depan. Karena itu, kehati-hatian, ketelitian, serta akurasi dalam menyusun dokumen ini mutlak diperlukan,” ujarnya dalam forum paripurna.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi erat antara pihak eksekutif dan legislatif dalam setiap tahapan penyusunan anggaran. Komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara perangkat daerah dan komisi-komisi teknis di DPRK disebut sebagai kunci menghasilkan dokumen anggaran yang realistis, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
Ali Husin mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah harus menjadi pertimbangan utama. Anggaran yang dirancang, menurutnya, harus disesuaikan dengan kapasitas riil pendapatan, agar setiap program yang diusulkan tidak membebani keuangan daerah, tetapi sebaliknya mampu merangsang pertumbuhan dan pemulihan ekonomi, khususnya di tingkat lokal.
“Penyesuaian antara harapan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah perlu dilakukan secara wajar. Jangan sampai antusiasme penyusunan program tidak sejalan dengan kapasitas fiskal yang tersedia,” jelasnya.
Selain itu, Ketua DPRK meminta seluruh perangkat daerah untuk memastikan bahwa program dan kegiatan yang dimasukkan ke dalam Rancangan KUA–PPAS 2026 benar-benar mencerminkan kebutuhan prioritas masyarakat. Pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan penguatan ekonomi lokal harus menjadi fokus utama.
“Setiap usulan kegiatan harus didasari oleh data yang terukur serta analisis kebutuhan yang dapat dipertanggungjawabkan. Harus ada kesesuaian antara rencana dan dampak yang dituju,” lanjutnya.
Dalam sidang tersebut, pihak eksekutif menyampaikan secara resmi dokumen KUA–PPAS kepada lembaga legislatif. Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis di tingkat komisi serta badan anggaran DPRK, di mana evaluasi terhadap ruang fiskal, pagu indikatif, hingga pemetaan prioritas program akan dilangsungkan sebelum ditetapkan dalam kesepakatan bersama pada paripurna lanjutan.
Sidang paripurna ditutup dengan seruan agar proses pembahasan KUA–PPAS 2026 dapat berjalan lancar, efisien, dan berlangsung dalam suasana keterbukaan serta saling menghargai pandangan. Melalui proses yang terstruktur dan kolaboratif, DPRK dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues diharapkan mampu menghasilkan kebijakan anggaran yang tidak hanya berpihak kepada rakyat, tetapi juga menopang stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah secara menyeluruh.
Ketua dewan menyampaikan optimismenya bahwa rancangan anggaran tersebut dapat menjadi instrumen penting untuk mempercepat pembangunan dan mewujudkan visi-misi Gayo Lues menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Tarmizi)








































