BLANGKEJEREN — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menaruh perhatian serius terhadap penguatan sektor-sektor penghasil pendapatan asli daerah (PAD) sebagai upaya mewujudkan kemandirian fiskal dan penguatan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam forum sidang paripurna bersama DPRK Gayo Lues yang dilaksanakan di ruang sidang utama DPRK, Senin (17/11/2025). Hadir dalam sidang tersebut para anggota legislatif, kepala dinas, pimpinan badan, serta perwakilan sejumlah instansi vertikal.
Dalam penyampaian pandangan umumnya, Bupati menekankan bahwa sektor-sektor yang selama ini berkontribusi terhadap PAD harus mendapatkan perhatian lebih, baik dalam tata kelola, pengawasan, maupun pengembangannya. Ia menyebut, optimalisasi potensi sumber pendapatan daerah bukan hanya terkait perhitungan target semata, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana sistem pengelolaannya dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan potensi riil di lapangan.
Menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Upaya penguatan PAD yang dikelola pemerintah kabupaten menjadi penting sebagai penopang utama kemandirian fiskal, sekaligus sebagai sumber pembiayaan dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Bupati juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan PAD, termasuk pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap secara maksimal, penguatan sistem retribusi daerah berbasis layanan, serta perluasan potensi ekonomi daerah dari sektor-sektor unggulan, seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang memiliki tugas pengelolaan PAD untuk terus melakukan evaluasi secara berkala dan memperbaiki mekanisme yang selama ini dinilai belum berjalan dengan efektif.
“Peranan sektor penghasil PAD sangat membantu daerah dalam menggerakkan pembangunan. Karena itu, mereka perlu mendapat perhatian khusus agar pengelolaan pendapatan dapat berjalan lebih baik,” ujar Suhaidi di hadapan peserta sidang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan PAD juga harus dibarengi dengan perluasan basis pajak daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang memberikan rasa keadilan dan kemudahan bagi wajib pajak. Pemerintah, menurutnya, harus mampu menciptakan sistem yang tidak hanya tegas dalam penegakan aturan, tetapi juga memberi kenyamanan dan kepercayaan kepada masyarakat.
Sidang paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengantar pembahasan kebijakan anggaran daerah, yang salah satunya memuat strategi peningkatan penerimaan daerah tahun anggaran mendatang. Pemerintah berharap, melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, potensi-potensi ekonomi yang dimiliki Gayo Lues dapat dioptimalkan dengan pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Penekanan terhadap penguatan sektor-sektor penghasil PAD dinilai menjadi langkah penting untuk membangun fondasi ekonomi daerah yang lebih solid. Di tengah tantangan fiskal nasional dan tuntutan peningkatan pelayanan publik, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya bertumpu pada sumber bantuan dari luar, tetapi juga mengembangkan kapasitas sumber daya dan potensi lokal secara maksimal.
Dengan dukungan seluruh perangkat pemerintah dan kolaborasi dengan masyarakat, Bupati optimistis peningkatan PAD dapat dicapai secara realistis dan berkesinambungan. Upaya tersebut pada akhirnya akan memberi dampak langsung terhadap keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues. (TARMIZI)








































