Niat Mau Santai Sambil Memancing Empat Laki-laki Di Takalar Di Buruh Pakai Parang 

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Sabtu, 8 Februari 2025 - 15:38

40284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar  – Kriminal24.com | Niat santai melepas keseharian dengan meluangkan hobi mancing di sungai sekitar Empang berujung naas, dialami Briptu Fajar bersama ketiga rekannya yang mendapat sambutan kekerasan yang di lakukan oleh Abdul Karim Dg.Sau, yang diduga keras dalam keadaan pengaruh miras melakukan kegaduhan disekitar Empang yang di mana Briptu Fajar bersama temannya sedang memancing.

Menurut Saksi Mata Abdul Salam Dg ngimba yang merupakan salah satu Jurnalis Takalar, memaparkan bahwa dalam perkara ini sangat tidak logis kalau Briptu Fajar disudutkan dengan tuduhan menganiaya karena saya sangat jelas melihat langsung kebrutalan lelaki Abdul Karim Dg. sau yang datang dengan mata merah dan penuh amarah dan langsung menebas Briptu Fajar, ” Saya melihat tiga kali Briptu Fajar di serang menggunakan parang oleh lelaki Abdul Karim Dg. Sau dan terus di tangkis oleh Briptu Fajar menggunakan bangku plastik, namun masih hendak menyerang yang ketiga kalinya, Abdul Karim Dg. Sau yang susah mengimbangi dirinya, sehingga terpeleset dan terjatuh kekiri, dan terbentur pinggang sebelah kirinya, akibat kejadian tersebut kami pun berempat bergegas lari, karena kami sadar yang bersangkutan lelaki Abdul Karim Dg. Sau dalam keadaan sempoyongan diduga pengaruh minuman keras (Miras) ” Paparnya.Sabtu (8/2/2025)

Hal Senada juga di sampaikan Jabal Nur yang juga ikut memancing bersama Briptu Fajar, menjelaskan, Insiden ini terjadi minggu 26 Januari 2025 sekitar jam 17;30 sore itu, “saya juga ikut pergi mancing berempat naik mobilnya Adnan bersama Dg Ngimba dan Briptu fajar, dan saat kejadian Saya berada pas di belakangnya Dg Ngimba jadi Saya lihat, jelas, awalnya saya tidak kenal ada orang datang dengan keadaan emosi dengan penuh amarah dan membawa parang serta langsung menganyungkan parangnya kepada kami berempat namun karna Briptu fajar yang berada didepan kami berempat, jadi Briptu fajar yang menangkis tebasan parang tersebut dengan kursi plastik yang dia duduki sehingga kursinya patah & pecah, saya kaget dan takut saya balik bersiap lari, dan setelah tiga kali mengayungkan parang Saya melihat lelaki Abdul Karim Dg. Sau terpeleset jatuh kekiri karena kondisinya yang terlihat tidak mampu memgimbangi dirinya, ” jadi saya tidak melihat Briptu fajar memukul Abdul Karim Dg sau dengan kayu atau balok, ” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara ” Sesuai Pasal 185 ayat 2 KUHAP, menyatakan bahwa keterangan seorang saksi saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa terdakwa bersalah, hal ini dikenal sebagai azas unus testis nullus testis yang artinya satu saksi bukan saksi”

Selain itu, kepada Media, Saksi Muh Adnan saat di konfirmasi menceritakan setelah shalat ashar dengan menggunakan mobil saya kami berempat bersams Briptu fajar ,Dg Ngimba dan jabal Nur pergi memancing di sungai dekat tambak, tidak lama kami memancing kira -kira jam 17;50 sore sudah mau magrib tiba-tiba datang Abdul Karim Dg sau seorang yang saya tidak kenal sebelumnya berteriak mengatakan magribmi setang sambil mengangkat parangnya mengarah kepada kami berempat dan terus dia langsung menebaskan parangnya ke kami berempat namun karna posisi Briptu fajar berada di depan kami yang duduk dikursi plastik maka Briptu fajar yang dengan gerakan cepat menggunakan kursi pelastik menangkis serangan tebasan parang dari Dg sau setelah itu saya lihat Briptu fajar dan Dg Ngimba mundur untuk menghindari tebasan parang yang kedua setelah itu saya lihat Dg sau bertambah emosi menebaskan kembali parangnya yang ketiga kalinya beruntung Briptu fajar mendapat kayu dekat pintu air untuk menangkis tebasan parangnya yang ketiga namun kayu itu patah dan karena tak mampu mengimbangi dirinya Dg sau jatuh terpeleset sehingga kami terhindar dari tebasan parang Dg sau, maka kami punya kesempatan untuk lari, ” Tutur Adnan

Lanjut Adnan, saya lihat langsung dan jelas karna sya berada pas dekatnya jabal Nur yang berdekatan dengan Dg Ngimba yang berdekatan dengan Briptu fajar dan dia terus mengejar kami berempat dengan membawa parang sangking takut kami berempat lari sehingga pancing dan mobil saya tertinggal di TKP, “saya tidak melihat Briptu fajar memukul karna kami berempat bersama Briptu fajar, bersama-sama lari begitu Dg sau jatuh terpeleset setelah penebasan parangnya yang ketiga, jadi opini yang berkembang dengan dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepada Briptu Fajar, itu tidak benar, malah justru kami berempat nyaris jadi korban kebrutalan Lelaki Abdul Karim Dg. Sau, ”

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Makassar Gelar Ceramah Agama bagi Warga Binaan
Dari Kodim ke Tugu Cinta Damai, Merah Putih 2.026 Meter Rajut Kebersamaan di Kaltara
Cekcok di RS Unhas: Ibu Muda Naik Pitam Usai Dituding Selundupkan Bayinya ke Ruang Rawat Inap
Camat Kresek Jemput Aspirasi, Sapa Warga Sondol
Prof Sutan Nasomal SH,MH Minta Gubernur Sulut Bila Terbukti Pecat Kepsek SMAN 9,Manado provinsi Sulawesi Utara Amoral!!
Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
Kisah Musdalifa: Gagal Masuk SMP Negeri Terdekat Indralaya Kini Terancam Putus Sekolah, Orang Tua Mohon Solusi Pemerintah
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Sabtu, 27 April 2024 - 16:42

Dalam Sehari, Satreskrim Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pemain Judi Online

Kamis, 18 April 2024 - 18:33

Polres Nagan Raya Gelar Patroli Gabungan untuk Tertibkan Tambang Ilegal

Rabu, 3 April 2024 - 17:29

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Caleg Terpilih Nasdem di Aceh ini Bukber Relawan dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:02

Berkas Kasus Oknum Timses Caleg Coblos 2 Kali di Nagan Raya di Serahkan ke Jaksa

Berita Terbaru