Karo – KRIMINAL 24 COM. Proses pencarian korban hanyut di Sungai Lau Biang, Desa Ujung Deleng, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, terus dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Tanah Karo, Kodim 0205/ TK, Basarnas, relawan dan masyarakat setempat. Hingga siang ini, salah satu anggota Basarnas yang sebelumnya hilang, Jerry Novanda(30 tahun), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla, Juga menyampaikan bahwa Jerry ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. di sekitar Perladangan Raja Kampe, Desa Ujung Deleng.
“Syukur Alhamdulillah, rekan kita Jerry ditemukan dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apapun dan telah dievakuasi ke Posko Basarnas di Desa Ujung Deleng,” ujar Kapolres.
Kronologisnya Kejadian bermula saat tim Basarnas Provinsi Sumatera Utara melakukan pencarian terhadap korban hanyut bernama Jesplinta Sebayang, warga Desa Limang, Kecamatan Tigabinanga, yang terseret arus Sungai Lau Biang. Namun, perahu karet yang digunakan tim Basarnas terbalik, mengakibatkan empat anggota Basarnas dan dua warga setempat hanyut terbawa arus.
Kapolres Tanah Karo menegaskan bahwa upaya pencarian terus dilakukan secara intensif dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada.
“Polres Tanah Karo bersama Kodim 0205/TK, Basarnas dan relawan serta masyarakat tidak henti hentinya melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Saat ini, dua anggota Basarnas masih belum ditemukan,” jelas AKBP Eko Yulianto.
Untuk saat ini, selaku Anggota Basarnas yang belum diketemukan adalah Tengku Rahmad Syahputra (38) Tahun dan Dodi(30) Tahun.
Kapolres Tanah Karo juga berharap semua korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami mengerahkan upaya maksimal dengan bantuan seluruh pihak. Semoga pencarian ini segera memberikan hasil positif,” ujarnya.
Sementara untuk Pencarian korban hanyut di aliran sungai Lau Biang terus dilanjutkan di aliran sungai tersebut , dengan tim gabungan menyusuri daerah daerah yang dianggap rawan. Hingga siang ini, pada pukul 14.30 WIB, tim penyelamat masih bekerja keras di lapangan.
( Bangunta Sembiring ).








































