Jembatan Kayu Nyaris Ambruk, Akses Petani Desa Lengkese Terancam Putus

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:55

40342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan, kondisi jembatan penghubung di Desa Lengkese, tepatnya di Dusun Ujung Bassi, kian memprihatinkan. Jembatan yang terbuat dari material kayu tersebut tampak mengalami kerusakan serius, dengan sejumlah papan lantai jembatan sudah lapuk, retak, bahkan sebagian nyaris terlepas.

Dari hasil pantauan, beberapa papan penyangga terlihat tidak lagi kokoh dan berisiko jatuh ke sungai kapan saja. Kondisi ini sangat membahayakan warga yang melintas, khususnya para petani yang setiap hari menggunakan jembatan tersebut untuk menuju sawah dan ladang serta mengangkut hasil panen.Selasa(20/1/2026)

Jembatan kayu ini merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat setempat. Namun, kerusakan yang terus dibiarkan tanpa perbaikan membuat aktivitas warga terancam lumpuh. Risiko kecelakaan semakin tinggi, terutama saat hujan turun, ketika permukaan kayu menjadi licin dan arus sungai di bawah jembatan meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa dan pihak terkait. Bahkan, janji perbaikan sempat disampaikan, namun hingga kini belum ada realisasi di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan saat melintas.

“Papan-papannya sudah banyak yang lapuk. Kalau salah injak, bisa langsung jatuh ke sungai,” ujar salah seorang warga Dusun Ujung Bassi kepada awak media.

Masyarakat Desa Lengkese mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan dan melakukan perbaikan secepatnya. Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan urat nadi kehidupan petani. Jika terus diabaikan, dikhawatirkan akan memakan korban dan berdampak serius terhadap keselamatan serta perekonomian masyarakat desa.

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru