Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

REDKASI MAKASSAR

- Team

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

4034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KRIMINAL24.COM, LANGKAT — Jaringan pemasokan dan peredaran narkotika di Kabupaten Langkat menuntut penelusuran serius Polres Langkat. Informasi hasil investigasi redaksi menyebut Ridwan alias Kitab Ginting serta sejumlah nama yang dikaitkan dengan wilayah Stabat, Wampu, Batang Serangan, Secanggang, dan sejumlah kawasan lainnya. Aparat diminta menguji informasi tersebut, menelusuri dugaan alur distribusi, dan memastikan siapa yang benar-benar memiliki keterlibatan.

 

Berdasarkan keterangan sumber yang dihimpun redaksi, Iman disebut sebagai koordinator lapangan (korlap) untuk wilayah Stabat dan Wampu, Aseng untuk Batang Serangan, serta Amat untuk Secanggang. Informasi ini memunculkan pertanyaan mengenai kebenaran dugaan pembagian wilayah tersebut dan peran masing-masing nama. Polres Langkat perlu memeriksa keterangan sumber serta bukti pendukung sebelum menarik kesimpulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Informasi yang sama menyebut AA alias Ick dan AM,yang dikaitkan dengan Jalan Perniagaan, Lingkungan V, Kecamatan Stabat. Nama SA dan HS juga disebut dalam informasi yang mengarah ke kawasan Dusun II, Desa Mekar Jaya, dan Desa Stabat Lama.

 

Selain itu, seseorang bermarga Gultom disebut dalam dugaan rantai pemasokan kepada IL alia KG dan ADR, yang dikaitkan dengan Dusun Wonosari dan Dusun Paya Mabar, Kecamatan Stabat. Seluruh nama dan lokasi tersebut menjadi bagian dari informasi yang perlu diverifikasi untuk mengetahui apakah terdapat hubungan nyata dalam dugaan distribusi narkotika.

 

Warga mengecam keras peredaran narkotika yang mengancam generasi muda dan merusak kehidupan keluarga. Mereka mendesak Polres Langkat tidak hanya menindak pelaku yang ditemukan di lapangan, tetapi juga menelusuri dugaan jalur pemasokan apabila terdapat bukti yang mengarah kepada pihak lain.

 

“Kejar dan berantas para pelaku perusak bangsa!” menjadi seruan warga yang menginginkan tindakan nyata. Pemberantasan narkotika harus dibuktikan melalui penyelidikan, pengungkapan perkara, dan penegakan hukum yang tidak tebang pilih dan bukan berhenti pada imbauan atau pernyataan semata.

 

Polres Langkat kini didesak menjawab persoalan mendasar: apakah informasi mengenai dugaan pembagian wilayah korlap dan rantai pemasokan tersebut memiliki bukti yang cukup untuk ditindaklanjuti? Pemeriksaan saksi, penelusuran informasi transaksi, serta pengumpulan bukti yang sah diperlukan untuk memastikan fakta dan mengungkap peran setiap pihak.

 

Masyarakat membutuhkan kejelasan penanganan, bukan sekadar kabar yang beredar tanpa kepastian. Apabila bukti menunjukkan adanya tindak pidana, aparat harus memproses pihak yang terbukti terlibat sesuai hukum. Sebaliknya, penyebutan nama semata tidak boleh dijadikan dasar untuk menyatakan seseorang bersalah.

 

Polres Langkat didesak menindaklanjuti informasi ini secara serius, mengungkap fakta berdasarkan bukti, dan memberikan kejelasan mengenai langkah penegakan hukum yang dapat disampaikan kepada masyarakat. Tujuannya tegas: memastikan dugaan peredaran narkotika ditangani secara profesional dan melindungi masyarakat Langkat dari ancaman narkotika.

Berita Terkait

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba
KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh
Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri
HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan
KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:05

PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru