Takalar – kriminal24.com | Pemerintah Kabupaten Takalar melakukan konsolidasi awal tahun 2026 dengan menggelar kegiatan team building terpadu sebagai upaya memperkuat kinerja aparatur sipil negara (ASN), meningkatkan integritas birokrasi, serta membangun sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di kawasan Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, dan berlangsung selama beberapa hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Takalar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui pendekatan kebersamaan dan penguatan kapasitas SDM, team building ini diharapkan mampu menyatukan langkah seluruh elemen birokrasi dalam menjalankan visi dan misi pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan dikemas secara komprehensif, meliputi outbound, games kerja tim, workshop kepemimpinan, serta diskusi strategis antar OPD. Seluruh aktivitas tersebut dirancang untuk mengasah kepemimpinan, memperkuat komunikasi internal, serta meningkatkan kemampuan kolaborasi dan pengambilan keputusan di lingkungan pemerintahan.
Tidak hanya berfokus pada kebersamaan, para peserta juga mendapatkan pembekalan materi mengenai manajemen konflik organisasi dan inovasi layanan publik. Materi ini dinilai krusial dalam menghadapi dinamika birokrasi serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan team building ini diikuti oleh pejabat dan pegawai dari berbagai dinas, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah kepala dinas lainnya. Para camat se-Kabupaten Takalar turut hadir dan ambil bagian aktif, menandakan kuatnya komitmen kolektif dalam membangun pemerintahan yang solid dan responsif.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Takalar menegaskan komitmennya untuk menanamkan budaya kerja yang disiplin, adaptif, dan berintegritas. Diharapkan, hasil dari kegiatan team building ini dapat langsung diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga berdampak nyata pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
(Nakku JAGUAR)








































