

Kriminal 24 Gayo Lues— Dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh turut dirasakan oleh para mahasiswa asal Kabupaten Gayo Lues yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi. Banyak di antara mereka berasal dari keluarga terdampak banjir dan longsor, sehingga kondisi ekonomi keluarga melemah dan mengancam keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka.
Menyikapi kondisi tersebut, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Gayo Lues menginisiasi langkah kepedulian bertajuk “Bangkit Bersama, Selamatkan Pendidikan Putra Putri Kita”. Langkah ini bertujuan untuk mendata mahasiswa asal Gayo Lues yang terkena dan terdampak langsung bencana hidrometeorologi, guna memperjuangkan keringanan atau kemudahan keuangan di kampus masing-masing.
Ketua MPD Gayo Lues, Drs. H. Djamaluddin Ilyas, MM, menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena bencana. Menurutnya, mahasiswa adalah aset masa depan daerah yang harus diselamatkan bersama-sama.
“Bencana ini bukan hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda kita. MPD Gayo Lues hadir sebagai ikhtiar bersama agar anak-anak kita tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan baik,” ungkapnya.
MPD Gayo Lues membuka pendataan terbuka bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswi asal Gayo Lues di kampus manapun, dengan mengisi formulir yang memuat data diri, asal daerah, identitas akademik, serta melampirkan foto KTP dan KTM. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar pengajuan permohonan keringanan biaya pendidikan kepada pihak kampus.
Adapun data yang diminta meliputi:
Identitas mahasiswa
Asal kampus dan fakultas
Jurusan dan angkatan
Nomor identitas (KTP dan KTM)
Asal kampung dan kecamatan di Gayo Lues
Nomor kontak aktif
Formulir yang telah diisi dapat disebarluaskan kepada sesama mahasiswa asal Gayo Lues dan dikirimkan kepada Ali Abdan (☎ 0822 2531 0379) sebagai bagian dari proses koordinasi.
MPD Gayo Lues berharap seluruh pihak—mahasiswa, keluarga, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan—dapat bersinergi demi memastikan tidak ada satu pun mahasiswa Gayo Lues yang terpaksa berhenti kuliah akibat musibah.
Pendataan ini berlaku untuk seluruh mahasiswa dan mahasiswi asal Kabupaten Gayo Lues, tanpa terkecuali.
Blangkejeren, 30 Desember 2025 M
10 Rajab 1447 H
Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Gayo Lues
Ketua,
Drs. H. Djamaluddin Ilyas, MM.(Amin lingga).








































