Pelayanan Kebersihan Diduga Mandek: Warga Minta Evaluasi Total Pemda Takalar”

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Senin, 1 Desember 2025 - 10:41

40125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Pelayanan kebersihan di kawasan pertokoan kembali menuai sorotan tajam dari warga dan para penyewa ruko. Hingga awal pekan ini, keluhan soal minimnya pengangkutan sampah terus berdatangan, memunculkan tanda tanya besar mengenai keseriusan Pemerintah Daerah dalam menjaga kualitas layanan publik. Senin (1/11/2025).

 

Para pemilik dan penyewa ruko mengungkapkan bahwa petugas kebersihan jarang bahkan nyaris tidak pernah melakukan pengangkutan rutin di area yang setiap hari menghasilkan volume sampah cukup besar. Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk menimbulkan bau menyengat, mengganggu aktivitas usaha, serta menurunkan kenyamanan pengunjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ironisnya, di tengah layanan yang dinilai tak berjalan, warga mengaku tetap dimintai pungutan biaya kebersihan. Situasi ini menimbulkan kekecewaan mendalam dan memicu pertanyaan publik tentang transparansi, dasar pungutan, serta alur pengelolaan dana kebersihan.

 

“Kalau layanan tidak berjalan, lalu dasar penarikan biaya itu apa? Kami bayar, tapi sampah tidak diangkut,” keluh salah satu penyewa ruko yang enggan disebut namanya.

 

Warga menilai kondisi ini merupakan bentuk ketidakhadiran pemerintah daerah dalam memastikan layanan dasar berjalan sebagaimana mestinya. Mereka mendesak dinas terkait memberikan klarifikasi resmi, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah—mulai dari jadwal petugas, kesiapan armada, mekanisme pungutan, hingga pengawasan lapangan.

 

Publik juga menuntut adanya tindakan cepat dan perbaikan nyata agar keresahan warga tidak semakin meluas. Menurut mereka, pelayanan kebersihan adalah kebutuhan fundamental yang seharusnya menjadi prioritas, bukan malah menimbulkan polemik baru.

 

“Masyarakat hanya minta layanan yang jelas, transparan, dan benar-benar dikerjakan di lapangan,” tegas seorang warga lainnya.

 

(Nakku JAGUAR)🇲🇨

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru