Proyek Drainase Lingkungan Kalampa Diduga Asal Kerja, Tak Ada Penggalian Pondasi

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Kamis, 6 November 2025 - 08:31

40244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar –  Kriminal24.com | Proyek pembangunan drainase lingkungan di Kelurahan Kalabbirang, Kabupaten Takalar, yang dilaksanakan oleh CV. Bungkoa Karya Gemilang dengan nilai kontrak sebesar Rp 189.528.000, menuai sorotan.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2025 itu diduga dikerjakan tanpa proses penggalian pondasi yang semestinya. Para pekerja tampak menempelkan adukan semen langsung di atas tanah yang telah basah dan berlumpur, tanpa struktur dasar yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Takalar, Kamis (6/11/2025.)

 

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan mutu dan ketahanan drainase yang dibangun. Warga sekitar berharap pihak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Takalar segera turun meninjau lokasi untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

 

“Kalau cuma ditempel begitu, pasti cepat rusak. Airnya juga masih menggenang, belum dikeringkan sebelum dikasih semen,” keluh salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi pekerjaan.

 

Sementara itu, pihak pelaksana maupun konsultan pengawas, yakni CV. Mega Putra Engineering, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait metode pengerjaan yang digunakan.

 

Proyek dengan Nomor Kontrak 167/PPK-PUTRPKP/SPK/X/2025 ini diharapkan dapat memperbaiki sistem drainase lingkungan Kalampa. Namun, jika pelaksanaan tidak sesuai prosedur, manfaatnya dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.

 

(Nakku JAGUAR). 🇲🇨

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:13

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:06

Dugaan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Langkat Mencuat, Stabat Hingga Secanggang Harus Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:15

Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:17

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:08

KAKI Jatim Puji Langkah Kapolri Hadir di Tengah Aksi dan Dengarkan Aspirasi Buruh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:11

Rahmawati Zainal: Komisi VII DPR Targetkan Kuota Tenaga Kerja Lokal Minimum 90 Persen dalam RUU Kawasan Industri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:09

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan: Gubernur Zainal Paliwang Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa di Perbatasan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:25

KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur

Berita Terbaru