Kabupaten Karo – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tanah Karo melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menyelenggarakan kegiatan Bakti Kesehatan yang diperuntukkan khusus bagi para pengemudi becak motor (betor) serta ojek online dan offline yang beroperasi di wilayah hukum Polres Tanah Karo.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada Sabtu, 14 Juni 2025, mulai pukul 13.00 WIB, dan berpusat di dua titik lokasi, yaitu di Kedai Kopi Kiano, Jalan Pahlawan Kabanjahe, serta di sekitar Simpang Singa, Desa Singa, Kabanjahe. Pelayanan kesehatan diberikan secara mobile, menjangkau langsung lokasi-lokasi strategis tempat para pengemudi biasa berkumpul.
Pelayanan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, penanganan keluhan umum seperti batuk, demam, hipertensi, gatal-gatal, hingga sakit kepala. Selain itu, para pengemudi juga menerima pembagian obat-obatan dan vitamin secara gratis. Tim medis dari Klinik Polres Tanah Karo turut terlibat langsung bersama personel Sidokkes, memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan pelayanan maksimal.
Sebanyak sembilan orang pengemudi betor dan ojek online/offline tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan ini. Mereka menyambut antusias kegiatan tersebut dan merasa terbantu dengan adanya perhatian dari kepolisian terhadap kondisi kesehatan mereka, yang selama ini rentan terganggu akibat rutinitas kerja di jalan yang melelahkan dan berisiko tinggi.
Kasi Dokkes Polres Tanah Karo, Penata Meridina Br Kembaren, Amd. Kep, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan perhatian Polri terhadap kesehatan para pengemudi, yang selama ini menjadi bagian penting dari roda transportasi masyarakat sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam hal penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Polres Tanah Karo berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh lapisan warga, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi betor dan ojek.
(MP / Bangunta Sembiring)








































