Soal Calon PJ Bupati Agara, DPRK Diminta Jangan Jilat Ludah Sendiri

KRIMINAL 24

- Team

Selasa, 5 September 2023 - 12:22

401,191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA KRIMINAL24 COM |  Berbagai kalangan di Aceh Tenggara mendesak anggota DPRK setempat harus konsisten dan komit serta jangan menjilat ludah sendiri, terkait pengusulan nama calon Pj Bupati ke depan.

Permintaan tersebut, muncul ditengah kekhawatiran tidak konsistennya dan bakal mencuatnya sikap plin-plan beberapa anggota DPRK Aceh Tenggara, terhadap keputusan yang telah diambil secara kelembagaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, lewat surat nomor : 103/DPRK-AGR/VI/2023, 20 Juni lalu, lebih dari 22 orang dari 30 orang total anggota DPRK Agara, menandatangani surat dan selanjutnya disampaikan pada Mendagri yang isinya mengusulkan pemberhentian Drs.Syakir.M.Si dari jabatannya sebagai Pj Bupati Agara.

Nawi Sekedang, salah seorang pegiat di Agara mengatakan, saat ini pihak DPRK, terutama dari Fraksi yang ada sedang membahas rencana usul pengajuan nama calon Pj Bupati Agara menyusul bakal berakhirnya jabatan Syakir pada 11 Oktober akan datang.

Kita percaya, jika dewan akan menyeleksi kandidat terbaik untuk diusulkan namanya menjadi calon Pj Bupati Aceh Tenggara ke depan, namun perlu di ingat , dalam membahas, menggodok dan mengusulkan nama orang yang layak memimpin bumi Sepakat Segenep ke depan, DPRK harus konsisten dan jangan plin plan, apalagi jika mencoba menjilat ludah sendiri.

Masalahnya, ujar Nawi Sekedang, jauh sebelum masa jabatan Drs.Syakir.M.Si berakhir 11 Oktober akan datang, lebih dari setengah anggota DPRK telah mengajukan surat mosi tak percaya terhadap kepemimpinan Syakir sebagai Pj Bupati Aceh Tenggara.

Karena itu, dewan harus konsisten dan jangan plin-plan dan jangan bermain atas prinsip lembaga DPRK, pastinya rakyat akan melihat konsistensi DPRK yang pada akhirnya untuk tidak mengajukan nama Syakir sebagai calon Pj Bupati Agara ke depan.

Sebelumnya, dewan beralasan mengusulkan pemberhentian Syakir sebagai Pj Bupati Agara diantaranya karena, Syakir berkinerja rendah, tidak menghargai kerja lembaga DPRK sesuai tupoksi, tidak mendalami secara lebih utuh lembaga DPRK, kebijakan Pj Bupati tidak mencerminkan untuk kepentingan umum.

Selanjutnya, Syakir dinilai belum mampu melaksanakan konsolidasi organisasi pemerintahan pada semua level dan tingkatan, masih maraknya isu pungli penunjukanPj Pengulu Kute, pungli pengelolaan dana desa ditambah politik anggaran keuangan daerah yang amat rumit, fasilitasi yang minim terhadap fasilitasi politik pemilu dan pilkada 2024 dan masalah pengisian jabatan tinggi pratama yang lowong.

Dasar 22 orang anggota DPRK menandatangani mosi tak percaya terhadap Syakir sebagai Pj Bupati Aceh Tenggara, ujar Nawi diamini pegiat lainnya, sudah cukup bagi dewan agar tidak mengajukan lagi nama Syakir sebagai salah seorang kandidat calon Pj Bupati ke depan.

Jadi, tak ada satu alasan pun bagi Fraksi yang ada di DPRK, untuk mengajukan nama Syakir sebagai salah satu calon Pj Bupati Agara setelah 11 Oktober 2023 ini, apalagi itu sudah menjadi keputusan lembaga secara sah, apalagi merupakan keputusan mayoritas anggota DPRK, karena bila masih ada anggota dewan yang mengajukan nama Syakir, apalagi sebelumnya ikut menandatangi mosi tak percaya, itu berarti telah menjilat ludahnya sendiri.

Bukan rahasia umum lagi, jika selama ini Syakir hanya piawai mimpin rapat di lingkungan Pemkab Agara saja, namun disisi lain masih lemah dan belum berdampak pada kemajuan daerah, apalagi soal besarnya defisit APBK 2022, lemahnya daya beli masyarakat serta keterlambatan lelang proyek di Aceh Tenggara, merupakan gambaran kegagalan Syakir.

Disamping itu, Syakir juga dinilai tidak peduli terhadap perbaikan jembatan putus di ruas jalan Kabupaten di kute Srimuda dan Makmur Jaya kecamatan Darul Hasanah yang sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki dan masih terputus total, padahal bencana alam tersebut terjadi tahun 2022 lalu.

Kondisi jembatan Pantei Dona kecamatan Semadam juga semakin tak menentu dan masih sangat tak layak, padahal sebelumnya ada dialokasikan perawatan jembatan penghubung 3 kecamatan tersebut, namun akhirnya dialihkan atau ditiadakan.

Atas dasar alasan tersebut, Jupriadi dan aktivis serta tokoh masyarakat lainnya mendesak dewan jangan mengajukan nama Syakir sebagai salah satu calon Pj Bupati Agara ke depan, karena masih ada nama lain ya g lebih layak lagi seperti Sunawardi Desky, Aliman Selian dan Muhammad Ridwan serta beberapa putra bumi Sepakat Segenep lainnya.

(Dewan Redaksi Salihan Beruh)

Berita Terkait

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Jadi Sorotan atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bukit Meriah
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku dan Aktor Intelektual Spanduk Provokatif yang Rusak Demokrasi Lokal
Saat Spanduk Fitnah Menjadi Senjata, Runtuhkah Demokrasi dan Nama Baik Aceh Tenggara?
PeTA Aceh Tenggara Temukan Dugaan Skenario Politik Terselubung di Balik Penyebaran Spanduk Fitnah Bupati

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Baru Seumur Jagung, Aroma Tak Sedap Tercium di RS SIM Nagan Raya: Rapat Tertutup dan Dana Pending Miliaran Dipertanyakan

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:52

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Keuchik Krung Seumayam Nagan Raya

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:00

The Aceh Institute Gelar Briefing dengan Wartawan Terkait Kawasan Tanpa Rokok di Nagan Raya

Selasa, 14 Mei 2024 - 07:37

Para Ketua DPD Golkar Se-Aceh Sepakat HTM Nurlif untuk Maju Pilkada Aceh

Sabtu, 27 April 2024 - 16:42

Dalam Sehari, Satreskrim Polres Nagan Raya Tangkap Dua Pemain Judi Online

Kamis, 18 April 2024 - 18:33

Polres Nagan Raya Gelar Patroli Gabungan untuk Tertibkan Tambang Ilegal

Rabu, 3 April 2024 - 17:29

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Caleg Terpilih Nasdem di Aceh ini Bukber Relawan dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:02

Berkas Kasus Oknum Timses Caleg Coblos 2 Kali di Nagan Raya di Serahkan ke Jaksa

Berita Terbaru