Pengelola Bungkam, Publik Minta APH Turun Tangan Periksa Proyek Irigasi Sabintang

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:50

40100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Bungkamnya pengelola proyek pembangunan irigasi di Kelurahan Sabintang, Kabupaten Takalar, memicu desakan agar aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan. Sikap tertutup tersebut dinilai tidak wajar, mengingat proyek irigasi dibiayai dari anggaran negara dan ditemukan sejumlah dugaan kejanggalan pekerjaan di lapangan.

 

Awak media telah berulang kali melakukan upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon untuk meminta penjelasan resmi. Namun hingga kini, pengelola proyek memilih diam dan enggan memberikan klarifikasi atas temuan teknis seperti dugaan penggunaan pondasi lama, mutu beton yang tampak keropos, serta pemasangan pintu air yang diduga tidak sesuai standar,Selasa(03/2/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran adanya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Karena itu, masyarakat mendesak APH, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pekerjaan fisik, dokumen perencanaan, hingga realisasi anggaran proyek irigasi tersebut.

 

Desakan ini dinilai wajar sebagai bentuk kontrol publik agar penggunaan uang negara tidak disalahgunakan. Pemeriksaan oleh APH diharapkan dapat membuka secara terang apakah proyek dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak, atau justru sarat pelanggaran yang berpotensi merugikan negara.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pengelola proyek. Publik berharap APH tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas agar proyek irigasi benar-benar memberikan manfaat bagi petani, bukan menjadi persoalan hukum di kemudian hari akibat lemahnya pengawasan sejak awal.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 02:29

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:27

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 September 2026 - 02:22

Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 02:18

Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:15

Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sabtu, 19 September 2026 - 01:55

Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:49

Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Selasa, 1 September 2026 - 00:02

Polres Kuantan Singingi Tangkap Konten Kreator TikTok Polda Sitanggang Terkait Dugaan Penghinaan Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 Sep 2026 - 02:27