Pedagang Pasar Lengkese Desak Kepala Desa, Tolak Keras Pembangunan Koperasi Merah Putih di Area Pasar

Redaksi Laikang jaya grup

- Team

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:00

40297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di kawasan Pasar Lengkese memicu gelombang penolakan luas dari para pedagang. Mereka secara terbuka mendesak Kepala Desa Lengkese agar segera menghentikan rencana tersebut dan tidak memaksakan pembangunan yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha pedagang kecil.

 

Pedagang menilai pembangunan koperasi di dalam area pasar merupakan keputusan sepihak yang tidak melalui musyawarah terbuka. Akibatnya, ruang usaha pedagang terancam menyempit dan aktivitas jual beli dikhawatirkan terganggu. “Pasar ini sudah hidup. Kalau dipaksakan, pedagang kecil yang akan jadi korban,” ujar salah satu pedagang dengan nada kecewa,Jum’at (16/1/2026)-

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, para pedagang mempertanyakan komitmen Kepala Desa Lengkese dalam melindungi kepentingan warganya. Mereka menegaskan masih banyak lahan negara di wilayah desa yang selama ini tidak difungsikan secara aktif dan tidak menghasilkan, sehingga lebih tepat dijadikan lokasi pembangunan koperasi tanpa harus mengorbankan pasar rakyat.

 

Penolakan ini bukan tanpa alasan. Para pedagang menilai pembangunan Koperasi Merah Putih di area pasar berpotensi memicu konflik horizontal dan ketegangan sosial. Mereka mengingatkan agar pemerintah desa tidak mengambil kebijakan yang justru mencederai semangat ekonomi kerakyatan yang seharusnya dijaga bersama.

 

Pedagang Pasar Lengkese secara tegas memberi peringatan kepada Kepala Desa Lengkese agar segera membuka ruang dialog dan mengevaluasi kembali rencana pembangunan tersebut. Jika aspirasi mereka terus diabaikan, para pedagang menyatakan siap melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan demi mempertahankan hak dan ruang hidup ekonomi mereka.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa
Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Pasir Timah
Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan
Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi
Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 02:29

Aksi Pencurian di Magetan Digagalkan Warga, Pelaku Berhasil Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:27

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 September 2026 - 02:22

Polres Bondowoso Ungkap Dua Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 02:18

Polresta Kendari Ungkap Enam Kasus Kriminal, Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:15

Sindikat Penipuan Investasi Kripto Pig Butchering Rp 41 Miliar Terbongkar, 38 Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sabtu, 19 September 2026 - 01:55

Dua Warga Banyumas Ditangkap Terkait Kasus ITE, Pernikahan Dilangsungkan di Kantor Polisi

Sabtu, 19 September 2026 - 01:49

Polres Bondowoso Bongkar Praktik Penipuan Penggandaan Uang dan Pencurian di Kalangan Keluarga

Selasa, 1 September 2026 - 00:02

Polres Kuantan Singingi Tangkap Konten Kreator TikTok Polda Sitanggang Terkait Dugaan Penghinaan Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja 10,8 Kilogram di Dalam Vespa

Sabtu, 19 Sep 2026 - 02:27